Mataredaksi.com, BOGOR – Rekor tak terkalahkan Crystal Palace di semua kompetisi bertambah menjadi 13 pertandingan, menyusul sukses menahan imbang tanpa gol Fredrikstad di leg kedua play-off Liga Konferensi Eropa 2025/2026, Kamis (28/8/2025) malam.
Hasil itu memastikan tim asal London selatan melaju ke fase grup, sekaligus menegaskan langkah besar mereka di kompetisi Eropa pertama bagi klub ini.
Pelatih Oliver Glasner menyebut lolos ke babak penyisihan grup sebagai “gol kedua kami” musim ini, setelah sebelumnya memenangkan Community Shield. Ia menekankan tim mampu menyingkirkan tekanan setelah diturunkan dari Liga Europa karena masalah kepemilikan ganda.
“Ini pencapaian besar. Melawan lawan yang sulit, para pemain melakukannya dengan baik dan menjaga kotak dengan disiplin. Kami tahu masih bisa meningkatkan penguasaan bola”, ujar Glasner kepada Channel 5.
Ia menambahkan, Palace harus memperbaiki cara bermain dan mempercepat ritme karena pertandingan menunjukkan tim kehilangan bola terlalu mudah. “Fokus utama kami adalah sukses masuk ke babak penyisihan grup, bukan isu transfer”, tegas Glasner.
Play-off yang Menantang
Crystal Palace datang ke Norwegia dengan keunggulan 1-0 dari leg pertama di Selhurst Park, berkat gol Jean-Philippe Mateta. Tim menghadapi lapangan buatan yang menghambat ritme permainan, namun berhasil menahan imbang Fredrikstad dan mengamankan debut mereka di babak penyisihan grup.
Pemain Siap Menulis Sejarah di Eropa
Bek Palace, Chris Richards, memuji ketangguhan tim menghadapi tekanan lawan. “Mereka tim kuat dan melemparkan segalanya ke arah kami. Glasner bilang, ‘tidak setiap pertandingan akan cantik, tapi hasil paling penting’, dan kami mendapat hasil yang kami butuhkan”, ujarnya.
Richards menambahkan, “Semua sangat bersemangat. Kami adalah klub ambisius dan sekarang waktunya menang di Eropa. Kami siap membuat sejarah.”
Fokus Pada Liga Premier
Glasner mengalihkan perhatian pada Liga Premier, dengan pertandingan menghadapi Aston Villa di akhir pekan. “Kami akan menonton Aston Villa dan bersiap menghadapi pertandingan Liga Premier. Liga Konferensi baru dimulai 2 Oktober, jadi fokus saat ini pada Villa”, katanya. (MR-01)






