Mané Jadi Penentu
Mataredaksi.com, BOGOR – Sadio Mané membawa Senegal menang 1-0 atas Mesir di semifinal AFCON 2025, Kamis (15/1/2026) dini hari WIB, di Grand Stade de Tanger. Stadion bergemuruh saat Mané mencetak gol tunggal yang mengantarkan Les Lions de la Teranga (Lions of Teranga) ke final.
Gol Penentu Mané
Pada menit ke-78, tembakan setengah voli Mané memanfaatkan kemelut dari upaya spekulatif Lamine Camara. Bola melompat-lompat di atas rumput dan masuk ke gawang Mohamed El Shenawy. Para pemain Senegal dan suporter bersorak kegirangan.
Mesir Kesulitan Menyerang
El Phara’ena (Firaun) – julukan Timnas Mesir – gagal menembus pertahanan Lions of Teranga sepanjang pertandingan. Strategi defensif pelatih Hossam Hassan tidak berhasil. Satu-satunya peluang Mesir datang dari Bobroi Mostafa Mohamed pada menit ke-84, tetapi Edouard Mendy menahan percobaan itu. Mohamed Salah hanya menyentuh bola 30 kali dan menyelesaikan sembilan dari 12 operannya, tanpa menciptakan peluang nyata bagi timnya.
Cedera Koulibaly Tidak Menghentikan Senegal
Kapten Kalidou Koulibaly cedera di babak pertama. Ia sebelumnya mendapat kartu kuning, sehingga dipastikan absen di final melawan Maroko atau Nigeria. Meski begitu, Lions of Teranga (Singa Teranga) tetap menguasai permainan. Pape Gueye melepaskan tembakan dari posisi menjanjikan, tetapi gol kedua tidak diperlukan karena Mesir gagal membangun ancaman berarti.
Statistik Senegal
Laskar Singa Teranga melepaskan 12 tembakan dengan total 0,32 xG. ‘Firaun’ hanya berhasil tiga tembakan dengan total 0,12 xG.
Dominasi Senegal di AFCON
Senegal kini mencapai final di tiga dari empat edisi terakhir AFCON, setelah menjuarai turnamen 2022 dan menjadi runner-up 2019. Laga-laga melawan Mesir selalu ketat; enam pertemuan terakhir hanya menghasilkan tujuh gol, rata-rata 1,17 gol per laga.
Senegal Menyegel Tiket Final
Tekanan Senegal membuahkan hasil. Gol Mané memastikan Senegal unggul 1-0 dan lolos ke final AFCON 2025. Mereka akan menghadapi Maroko atau Nigeria di partai puncak. Senegal memiliki peluang mempertahankan gelar juara dan memperkuat dominasinya di sepak bola Afrika. (MR-02)







