Senegal Lolos ke Final AFCON 2025, Pape Thiaw Puji Tekad Pemain

SUJUD SYUKUR – Selebrasi pemain sayap timnas Senegal Sadio Mané melakukan sujud syukur setelah mencetak gol tunggal ke gawang Mesir pada pertandingan semifinal TotalEnergies CAF Africa Cup of Nations (AFCON) 2025, di Grand Stade de Tanger, Maroko, Kamis (15/1/2026) dini hari WIB. Kemenangan atas El Phara’ena ini memberi Les Lions de la Teranga peluang mempertahankan gelar juara dan memperkuat dominasinya di sepak bola Afrika. (Sumber foto: X/@CAF_Online)

Mataredaksi.com, BOGOR – Tim nasional Senegal memastikan tiket ke final TotalEnergies CAF Africa Cup of Nations (AFCON) 2025, di Maroko setelah mengalahkan Mesir 1-0 pada pertandingan semifinal yang dihelat, di Grand Stade de Tanger, Kamis (15/1/2026) dini hari WIB. Gol tunggal Sadio Mané pada menit ke-78 menjadi penentu kemenangan yang membawa Lions of Teranga ke partai puncak.

Reaksi Pemain dan Pelatih

Man of the Match – Sadio Mané:

“Sejak awal, kami bermain bersama. Kami menghindari kesalahan individu dan pelanggaran yang tidak perlu. Kami mengelola permainan dengan baik dari awal sampai akhir dan pantas menang. Final akan sulit, tapi kami akan berusaha memberikan yang terbaik”.

https://www.cafonline.com/media/l51a0xf5/b26ansm1377.jpg?width=1320

Pelatih Mesir – Hossam Hassan:

“Saya bangga dengan karakter pemain saya melawan lawan yang tangguh. Mereka membela bendera Mesir dengan keberanian. Senegal bermain sangat baik hari ini, saya tidak bisa mengurangi apa pun dari mereka”.

Pelatih Senegal – Pape Thiaw:

“Kami sangat senang mencapai final. Tidak mudah melawan Mesir, tim yang bagus. Para pemain menunjukkan tekad mereka di lapangan. Sekarang fokus kami adalah mempersiapkan final dan memberikan yang terbaik di pertandingan penentu”.

Ulasan Pertandingan

 

Babak pertama berlangsung ketat. Mesir menunggu di blok rendah, sementara Senegal berusaha membangun serangan. Satu-satunya peluang nyata hadir pada menit ke-19 ketika Nicolas Jackson melepaskan tembakan dari tepi kotak, tapi bola melayang di atas mistar gawang.

https://pbs.twimg.com/media/G-p7uU_bQAEHhPG?format=jpg&name=large

Cedera Koulibaly

Kapten Senegal, Kalidou Koulibaly, keluar pada menit ke-23 setelah menerima kartu kuning, yang memastikan ia absen di final. Babak pertama berakhir tanpa gol, dengan kedua tim masih sejajar.

Pergantian dan Tekanan Senegal

Di awal babak kedua, kedua pelatih melakukan pergantian: Habib Diarra digantikan Lamine Camara untuk Senegal, Mahmoud Hassan yang dikenal sebagai Trézéguet masuk menggantikan Ahmed Abou El Fotouh untuk Mesir. Senegal tetap mendominasi, menekan ke depan, sementara Mesir bertahan disiplin.

Gol Penentu Mané

Tekanan Senegal akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-78. Sadio Mané berlari dari tepi kotak penalti dan melepaskan tembakan setengah voli ke sudut gawang El Shenawy. Bola masuk, membawa Senegal unggul 1-0 dan memicu sorak sorai para pemain serta suporter.

https://pbs.twimg.com/media/G-pSsMTWoAEKSdU?format=jpg&name=4096x4096

Ancaman Akhir Mesir

Mesir mencoba menyerang di menit-menit akhir, namun meninggalkan ruang di belakang. Pape Gueye melepaskan tembakan tinggi pada menit ke-82, sementara percobaan tepat sasaran pertama Mesir datang di menit 90+5 dan berhasil ditepis Edouard Mendy. Senegal tetap menjaga keunggulan hingga peluit akhir.

Statistik dan Dominasi Senegal

Senegal melepaskan 12 tembakan dengan xG total 0,32, menunjukkan dominasi mereka dalam serangan. Mesir hanya mencatat tiga tembakan dengan xG 0,12. Mohamed Salah tidak berhasil menembus pertahanan Senegal dan hanya menyelesaikan sembilan dari 12 operan.

Kemenangan ini memastikan Les Lions de la Teranga (Lions of Teranga) – julukan Timnas Senegal – mencapai final di tiga dari empat edisi terakhir Piala Afrika sejak 2019.

Senegal Menyegel Tiket Final

Kemenangan tipis ini membawa Lions of Teranga (Singa Teranga) ke final AFCON 2025, final ketiga mereka dalam empat edisi terakhir. Senegal akan menghadapi pemenang laga antara Nigeria dan Maroko di Prince Moulay Abdellah Sports, dengan peluang mempertahankan gelar sekaligus memperkuat dominasinya di sepak bola Afrika. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *