Skotlandia Masih Berpeluang Meski Kalah 2-3 dari Yunani di Kualifikasi Piala Dunia 2026

SELEBRASI - Penyerang sayap Timnas Yunani Christos Tzolis melakukan selebrasi usai mencetak gol spektakuler ke gawang Skotlandia pada pertandingan kelima Grup C Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Karaiskakis di Piraeus, Minggu (16/11/2025) dini hari WIB. Kekalahan 3-2 atas Galanolefki memutus catatan lima laga tak terkalahkan Tartan Army. (Sumber foto: X/@KingVasilopita)

Awal Buruk Bikin Skotlandia Tertekan

Mataredaksi.com, BOGOR – Tim nasional Skotlandia gagal memanfaatkan peluang naik ke puncak Grup C Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 Zona Eropa setelah menyerah 2–3 dari Yunani di Stadion Karaiskakis, Piraeus, Minggu (16/11/2025) dini hari WIB. Kekalahan itu memutus catatan lima laga tak terkalahkan Tartan Army.

https://livesport-ott-images.ssl.cdn.cra.cz/r1200xfq60/6b60d45b-63be-42cb-8609-96beaf89aff0.avif

Dengan Yunani sudah tersingkir, Skotlandia berusaha mengatur tempo sejak awal, tetapi pasukan Steve Clarke justru tampil goyah. Galanolefki (Biru-Putih) langsung menekan dan membuka skor pada menit ke-10. Bola panjang memecah konsentrasi lini belakang Skotlandia, tembakan Vangelis Pavlidis ditepis Craig Gordon, namun Anastasios Bakasetas bergerak cepat menyambar bola pantul dan menaklukkan Grant Hanley.

Gordon Menahan Gelombang Serangan Yunani

Gol itu menjadi kebobolan tandang pertama Skotlandia sepanjang 2025. Gordon menjaga harapan timnya dengan beberapa penyelamatan penting, termasuk dua peluang Christos Tzolis yang mengancam dari jarak dekat. Pavlidis sempat memperoleh peluang emas lain dari umpan Tzolis sebelum akhirnya keluar lapangan karena cedera.

https://livesport-ott-images.ssl.cdn.cra.cz/r1200xfq60/ccd0d9ad-9c52-4f34-aab4-b6d4155cd239.avif

Skotlandia mencoba keluar dari tekanan menjelang turun minum. Scott McTominay hampir menyamakan skor lewat tembakan melengkung yang mengenai mistar. Ché Adams gagal memaksimalkan peluang berikutnya, sementara Ben Doak ditahan Odysseas Vlachodimos.

Yunani Menjauh, Skotlandia Membalas

Momentum Skotlandia meningkat pada awal babak kedua. Ryan Christie menusuk kotak penalti dan mengirim umpan matang ke Adams, tetapi dua peluang beruntun kembali mentah karena blok barisan belakang Yunani.

Situasi itu berubah drastis ketika pasukan ‘Biru-Putih’ menambah dua gol dalam enam menit. Andrews Tetteh mengecoh Hanley dan memberikan umpan tarik yang diselesaikan Konstantinos Karets di tiang dekat. Tidak lama kemudian, tembakan jarak jauh Tzolis melewati tangan Gordon dan mengubah skor menjadi 3–0.

https://pbs.twimg.com/media/G3PbnjYXQAAtxbn?format=jpg&name=large

Skotlandia tetap berjuang. Ben Doak mencetak gol pertama timnya melalui umpan John McGinn. Tekanan meningkat ketika Christie menuntaskan peluang dari umpan Andrew Robertson untuk menipiskan skor menjadi 3–2.

Akhir Laga yang Penuh Drama

Tim tamu hampir menyamakan kedudukan ketika McTominay melepaskan sepakan keras, tetapi Vlachodimos melakukan penyelamatan refleks brilian. Drama memuncak ketika Bakasetas menerima kartu kuning kedua setelah menyikut Lewis Ferguson, membuat Yunani bermain dengan 10 pemain.

https://livesport-ott-images.ssl.cdn.cra.cz/r1200xfq60/5b3f17c3-199d-40b7-b3ac-7da938e8ef46.avif

Skotlandia terus menekan hingga menit akhir, namun mereka gagal mencetak gol penyama. Meski kalah, peluang lolos tetap terbuka. Hasil imbang Denmark melawan Belarus menjaga harapan Skotlandia. Mereka bisa melaju langsung ke Piala Dunia 2026 bila mampu mengalahkan Denmark pada laga terakhir.(MR-07)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *