TAFF Bidik Potensi Atlet Bogor demi Ambisi Tembus Olimpiade 2028

Roadshow dan coaching clinic di Bogor disambut antusias ratusan peserta, sekaligus memperkuat pengembangan komunitas flag football nasional

Arahan - Dana Taylor II atau Coach 22 memberikan arahan kepada peserta saat coaching clinic dalam rangka Roadshow TaylorMade Academy of Flag Football (TAFF) di Lapangan Sepak Bola Tehbotol Ayo Arena, Minggu (10/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pengembangan atlet dan perluasan komunitas flag football menuju target Olimpiade 2028. (Sumber foto: Sabar Sianturi/Mataredaksi)

Mataredaksi.com, BOGOR – TaylorMade Academy of Flag Football kembali melanjutkan program roadshow pengembangan olahraga flag football dengan menyasar Bogor sebagai salah satu titik pembinaan atlet dan perluasan komunitas di Indonesia.

Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Sepak Bola Tehbotol Ayo Arena (Mini Soccer), di Jalan Siliwangi, Desa Sumur Batu, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/5/2026).

Roadshow ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan memperkuat fondasi olahraga flag football yang mulai dikenal di Indonesia sejak 2002.

Pelatih Timnas Turun Langsung

TAFF menghadirkan sejumlah pelatih nasional dalam sesi coaching clinic. Di antaranya Assistant Coach Timnas Women’s Flag Football Indonesia, Dana Taylor II atau Coach 22, serta Pelatih Kepala Timnas Flag Football Putri Indonesia, Windra Thio.

Keduanya memimpin langsung sesi pelatihan bersama atlet tim nasional wanita, pelatih lokal, dan wasit berlisensi internasional asal Bogor.

Antusiasme peserta terlihat tinggi sejak awal kegiatan. Banyak peserta dari berbagai usia ikut ambil bagian dalam pelatihan olahraga yang berada di bawah naungan Asosiasi American Football Indonesia atau AAFI tersebut.

Peserta Membludak, Pendaftaran Ditutup

Manajer Timnas Flag Football Indonesia, Kezia, mengatakan panitia bahkan harus membatasi jumlah peserta karena tingginya minat masyarakat.

“Kami sampai harus menutup pendaftaran dan membatasi jumlah peserta menjadi 100 orang untuk setiap sesi”, ujar Kezia kepada awak media.

Menurutnya, Bogor menjadi lokasi strategis karena memiliki ekosistem pendukung yang cukup lengkap, mulai dari atlet nasional hingga keberadaan wasit berstandar internasional.

Kondisi tersebut dinilai mempermudah TAFF dalam menjangkau dan mengembangkan komunitas flag football di wilayah Bogor dan sekitarnya.

Fokus Bangun Komunitas dan Prestasi

Kezia menjelaskan coaching clinic ini tidak hanya berfokus pada pengenalan olahraga, tetapi juga membagikan metode permainan dan sistem kepelatihan bertaraf internasional.

Coach 22 menilai Bogor memiliki potensi besar untuk melahirkan atlet muda berbakat di masa depan. “Coaching clinic ini kami buka untuk semua orang tanpa batasan usia maupun gender. Kami ingin masyarakat lebih mengenal flag football”, ujar Coach 22.

Sementara itu, Windra Thio menegaskan roadshow TAFF tidak sekadar mencari talenta baru, tetapi juga membangun struktur komunitas dan organisasi olahraga di daerah.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memperkuat peluang flag football masuk ke dalam naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sekaligus mendukung target menuju Olimpiade 2028.

“TAFF berfokus memberikan hasil terbaik di Olimpiade 2028 dan memaksimalkan potensi atlet dari berbagai daerah”, kata salah satu pendiri TaylorMade Academy of Flag Football (TAFF).

Atlet Timnas Berbagi Pengalaman

Atlet timnas putra asal Bogor, Priveka Rahhalif F, mengaku mulai menekuni flag football sejak 2023 setelah sebelumnya aktif di cabang olahraga basket. “Ini membuktikan siapa pun bisa berkembang seperti saya”, ujarnya.

Hal serupa disampaikan atlet timnas wanita, Faydra Nada Miranda, yang ikut menjadi pelatih dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, flag football mudah dipelajari dan memiliki komunitas yang positif bagi generasi muda.

Roadshow TAFF sendiri lahir dari kepedulian para volunteer terhadap perkembangan flag football di Indonesia. Dukungan pendanaan kegiatan bahkan turut berasal dari dana pribadi Coach 22 dan Windra Thio sebagai bentuk komitmen mereka terhadap pengembangan olahraga tersebut.

Selain memperluas pembinaan atlet muda, TAFF juga berharap roadshow ini mampu membuka akses pelatihan yang lebih merata bagi komunitas flag football di berbagai daerah Indonesia. (MR-01)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *