Tolu Arokodare: Konsentrasi di Menit Akhir Kembali Jadi Masalah Wolves

EKSPRESI - Supersub Wolverhampton Wanderers Tolu Arokodare usai mencetak gol penyama ke gawang Arsenal pada matchday ke-16 Liga Primer Inggris 2025/2026, di Stadion Emirates, Minggu (14/12/2025) dini hari WIB. Serigala asuhan Rob Edwards pulang dengan tangan hampa karena kalah 2-1 atas The Gunners. (Sumber foto: Brett Patzke/Getty Images)

Mataredaksi.com, BOGOR – Tolu Arokodare mengakui Wolverhampton Wanderers kembali kehilangan fokus pada menit-menit akhir pertandingan setelah takluk 1-2 dari Arsenal di Stadion Emirates. Gol bunuh diri di penghujung laga menggagalkan upaya Wolves membawa pulang satu poin pada matchday ke-16 Liga Primer Inggris 2025/2026, Minggu (14/12/2025) dini hari WIB.

Arokodare sempat menjadi pahlawan bagi Wolves setelah mencetak gol penyeimbang pada menit ke-91. Penyerang asal Nigeria itu menyambut umpan silang Mateus Mané dan menaklukkan kiper Arsenal, David Raya. Gol tersebut membuat Wolves berada di ambang hasil imbang di kandang pemimpin klasemen Liga Primer Inggris.

Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Arsenal kembali unggul setelah umpan silang Bukayo Saka berujung gol bunuh diri Yerson Mosquera. Gol tersebut memastikan tuan rumah mengamankan tiga poin pada menit-menit terakhir pertandingan.

Usai laga, Arokodare menjalani wawancara pascapertandingan dan menyampaikan kekecewaannya terhadap cara Wolves kebobolan gol penentuan. Ia menyebut masalah konsentrasi di fase akhir pertandingan kembali merugikan timnya.

“Ini bukan pertama kalinya kami kebobolan di menit terakhir. Ini adalah sesuatu yang harus kami perbaiki, terutama menjaga fokus sampai peluit akhir”, kata Arokodare kepada TNT Sports, seperti dikutip BBC Sport.

“Gol mereka bagus, tetapi kami harus mengakui ada kesalahan dalam bertahan”, lanjutnya.

Meski gagal meraih poin, Arokodare tetap menilai ada perkembangan dari penampilan Wolves. Ia menyoroti peningkatan di sektor serangan setelah timnya kembali mencetak gol dalam dua laga terakhir.

Sebelumnya, Wolves sempat mengalami periode sulit dengan lima pertandingan beruntun tanpa gol. Arokodare menyebut timnya terus bekerja untuk meningkatkan penyelesaian akhir dan efektivitas di sepertiga akhir lapangan.

“Kami memiliki peluang di babak kedua dan kualitas di dalam tim. Kami masih perlu memperbaiki detail kecil, baik saat menyerang maupun bertahan”, ujarnya.

Di sisi lain, Wolves masih menghadapi persoalan di lini belakang. Hingga pekan ke-16, mereka tercatat telah mencetak empat gol bunuh diri, jumlah terbanyak di Liga Primer Inggris musim ini. Catatan tersebut kembali menyoroti masalah konsentrasi dan pengambilan keputusan di momen krusial.

Wolves dijadwalkan melanjutkan kompetisi Liga Primer Inggris dengan menghadapi Brentford pada pekan berikutnya. Arokodare berharap timnya mampu memperbaiki kesalahan dan mengubah performa positif menjadi hasil nyata pada laga-laga selanjutnya. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *