Gasperini Tak Kecewa AS Roma Tersingkir dari Coppa Italia: “Saya Tidak Menyalahkan Siapa Pun”

MOMEN DEBUT BERSEJARAH – Striker muda AS Roma, Antonio Arena melakukan selebrasi usai mencetak gol debutnya di level senior pada laga babak 16 besar Coppa Italia 2025/2026 melawan Torino FC di Stadio Olimpico, Roma, Rabu (14/1/2026) dini hari WIB. Arena mencetak gol pada sentuhan pertamanya bersama tim utama di usia 16 tahun, meski Giallorossi akhirnya tersingkir usai kalah 2-3. (Sumber foto: X/@ASRomaEN)

Mataredaksi.com, BOGOR – Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini menegaskan dirinya tidak kecewa meski timnya tersingkir dari Coppa Italia 2025/2026 setelah kalah dramatis 2-3 dari Torino, di Stadio Olimpico, Rabu (14/1/2026) dini hari WIB. Ia menilai AS Roma tampil kompetitif dan menolak menyalahkan individu mana pun atas hasil tersebut.

AS Roma tersingkir di babak 16 besar setelah dua gol Ché Adams dan gol telat Emirhan Ilkhan membalas gol Mario Hermoso serta sundulan emosional debutan 16 tahun, Antonio Arena.

Gasperini Lindungi Mile Svilar

Dalam konferensi pers usai laga, Allenatore 67 tahun itu langsung menepis anggapan bahwa kiper Mile Svilar menjadi penyebab kekalahan AS Roma.

“Ada beberapa penyesalan dari gol-gol yang kami kebobolan, tetapi hal seperti itu bisa terjadi dalam pertandingan yang sulit. Saya tidak akan menyalahkan siapapun”, ujar Gasperini.

Menurut dia, tim memang bisa memperbaiki detail kecil, namun ia menilai tidak adil menjadikan satu pemain sebagai kambing hitam.

Bursa Januari Bukan Alasan

Gasperini juga menanggapi pertanyaan soal kebutuhan penyerang tambahan pada bursa transfer Januari. Ia mengakui situasinya tidak ideal, tetapi menegaskan AS Roma tetap bekerja maksimal dengan skuad yang tersedia.

“Mungkin saya berharap itu bisa terjadi pada Juli, karena Januari selalu sulit. Kami sudah bekerja dengan baik sejauh ini dan saya rasa kami juga tampil baik malam ini”, katanya.

Ia pun memberi kredit kepada Torino atas efektivitas permainan mereka. “Sangat disayangkan hasil akhirnya seperti ini, karena laga bisa saja berjalan berbeda. Saya ucapkan selamat kepada Torino”.

Arena Tuai Pujian

Gasperini memberikan perhatian khusus kepada Antonio Arena, penyerang 16 tahun yang mencetak gol penyeimbang pada sentuhan pertamanya di level senior.

“Gol itu pertanda yang sangat baik dan akan melekat padanya. Dia kuat secara fisik, tidak takut pada apa pun, dan memiliki stamina besar”, ujar Gasperini

Meski demikian, Gian Piero Gasperini menegaskan, Arena masih berada dalam tahap perkembangan. “Saya belum tahu apakah dia akan selalu bermain sebagai penyerang tengah. Dia masih harus tumbuh. Namun, untuk usianya, dia berkembang dengan sangat baik”, lanjutnya.

Fokus ke Serie A

Giallorossi – julukan AS Roma – kembali akan menghadapi Torino FC pada laga Serie A akhir pekan ini, tepatnya Senin (19/1/2026) dini hari WIB. Gasperini menilai duel tersebut akan menghadirkan situasi yang berbeda. “Itu akan menjadi pertandingan yang berbeda”, katanya.

Ia juga menyoroti padatnya kalender sebagai tantangan utama. “Sulit untuk bermain di semua kompetisi. Kami harus menerimanya”.

“Saya Tidak Kecewa”

Gasperini menutup konferensi pers dengan menegaskan kepuasannya terhadap performa tim. “Para pemain ini luar biasa. Saya merasa kasihan kepada mereka”, ucapnya.
“Saya cukup puas dengan apa yang saya lihat. Sekarang kami fokus ke liga. Saya minta maaf kepada para penggemar, tetapi saya tidak kecewa”, tandasnya. (MR-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *