Tancap Gas Sejak Awal
Mataredaksi.com, BOGOR – AFC Bournemouth tampil dominan saat mengalahkan Crystal Palace dengan skor 3-0 pada pekan ke-35 Premier League 2025/2026, di Stadion Vitality, Minggu (3/5/2026) malam WIB. Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan The Cherries menjadi 15 pertandingan di liga.
Bournemouth langsung menekan sejak awal laga. Evanilson nyaris membuka keunggulan lebih cepat, tetapi sundulannya yang sempat membentur Jefferson Lerma tetap meluncur masuk setelah upaya Dean Henderson tak cukup untuk menahannya.
Penalti Perbesar Keunggulan di Babak Pertama
Tekanan Bournemouth terus berlanjut hingga mereka mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-32. Marcos Senesi dijatuhkan oleh Dean Henderson di kotak terlarang saat berebut bola.
Eli Junior Kroupi yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan tenang dan membawa Bournemouth unggul 2-0 sebelum turun minum.
Palace Meningkat, Tapi Tidak Efektif
Crystal Palace mencoba bangkit di babak kedua dengan meningkatkan intensitas serangan. Jørgen Strand Larsen beberapa kali mencoba peruntungan, sementara Ismaïla Sarr terus mengancam dari sisi sayap.
Namun, lini pertahanan Bournemouth tetap solid dan mampu meredam setiap peluang yang tercipta. Palace kesulitan mengonversi tekanan menjadi tembakan tepat sasaran.
Rayan Pastikan Kemenangan di Menit Akhir
Setelah beberapa peluang di kedua sisi, Bournemouth akhirnya memastikan kemenangan pada menit ke-77. Rayan Vitor Simplício Rocha melepaskan tembakan keras yang tidak mampu dihentikan Henderson.
Gol tersebut menegaskan dominasi Bournemouth sepanjang pertandingan dan menjaga peluang mereka untuk lolos ke kompetisi Eropa musim depan.
Ismaïla Sarr sempat hampir memperkecil ketertinggalan di menit akhir, namun tembakannya hanya membentur tiang gawang setelah memanfaatkan umpan silang Adam Wharton.
Rekor Panjang Bournemouth Berlanjut
Bournemouth kini mencatat 15 pertandingan tanpa kekalahan di Premier League, menjadi rekor aktif terpanjang di liga sekaligus pencapaian terbaik klub di kasta tertinggi.
Dua pemain muda mereka, Kroupi dan Rayan, kembali menjadi sorotan utama dengan kontribusi gol penting dalam laga ini. Bournemouth bahkan menjadi tim pertama yang memiliki dua pemain remaja mencetak gol dalam dua laga beruntun Premier League.
Kroupi juga mencatat 12 gol di musim debutnya, menjadikannya salah satu remaja paling produktif dalam sejarah Premier League.
Palace Kesulitan Melepaskan Tembakan
Crystal Palace kesulitan mengembangkan permainan sejak awal laga. Mereka tidak mencatat satu pun tembakan tepat sasaran di babak pertama, sebuah situasi yang terakhir terjadi pada Agustus 2021.
Bournemouth menekan tinggi dan membatasi ruang gerak Palace di lini tengah sehingga tim tamu gagal membangun serangan yang efektif.
Statistik Serangan Bournemouth
Crystal Palace tidak mencatat satu pun tembakan di babak pertama. Situasi ini menjadi yang pertama terjadi sejak 2021. Bournemouth mencatat 2,29 expected goals (xG), lebih tinggi dibanding 0,78 xG milik Crystal Palace.
Kontrol Permainan di Vitality Stadium
Bournemouth terus menguasai jalannya pertandingan dengan menciptakan lebih banyak peluang berbahaya. Marcus Tavernier dan kawan-kawan menjaga tekanan di seluruh area permainan hingga laga berakhir.(MR-02)






