Mataredaksi.com, BOGOR – AC Milan harus menunggu hingga menit-menit akhir untuk memastikan kemenangan 2-0 atas Unione Sportiva Cremonese pada pekan ke-27 Serie A Italia 2025/2026. Dua gol telat dari Strahinja Pavlović (89’) dan Rafael Leão (90+4’) menegaskan betapa pentingnya hasil ini bagi Rossoneri.
Gol Telat yang Mengubah Laga
Pertandingan di Stadio Giovanni Zini, Cremona, Minggu (1/3/2026) malam WIB, berlangsung ketat. Cremonese menekan sejak awal, menutup ruang, dan mengandalkan serangan balik cepat untuk menguji pertahanan Milan.
Gol Pavlović pada menit ke-89 diikuti gol Leão di masa tambahan membuat pemain dan suporter Milan merayakan euforia. Hasil ini tidak hanya menambah tiga poin, tetapi juga mengembalikan kepercayaan diri tim jelang laga-laga berat berikutnya.
Pergantian Pemain yang Berbuah Hasil
Pelatih Massimiliano Allegri menekankan pentingnya keputusan dari bangku cadangan. Cedera Davide Bartesaghi membuka peluang bagi pergantian strategis. Masuknya Pervis Estupiñán memberi dampak besar.
Ia mengirim umpan kunci kepada Luka Modrić, dilanjutkan crossing untuk Koni De Winter, dan akhirnya gol Pavlović tercipta. Pergantian ini menjadi titik balik yang menegaskan kejelian Allegri membaca pertandingan.
Selain menjaga konsistensi di papan atas, tiga poin ini memberi energi positif bagi tim. Pemain tampil lebih percaya diri, terutama dalam mengontrol tempo permainan dan memaksimalkan peluang yang muncul. Selebrasi Pavlović dan Leão menegaskan semangat juang tim yang tak mudah menyerah hingga menit akhir.
Makna Kemenangan dan Momentum Tim
Allegri menegaskan bahwa pertandingan seperti ini menguji kesabaran dan fokus seluruh tim. Selain itu, ia menilai menang di Cremona sangat penting untuk menjaga ritme tim. Kemenangan ini juga membantu Milan mempersiapkan diri menghadapi derby yang akan datang. “Dalam laga seperti itu, apa pun bisa terjadi”, ujarnya.
Lebih jauh, hasil ini menunjukkan kemampuan Milan memaksimalkan momen krusial. Pergantian pemain yang tepat berhasil mengubah jalannya pertandingan, sementara semangat juang tim tetap tinggi hingga peluit akhir.
Sebagai hasilnya, Allegri menilai kemenangan ini bukan sekadar tiga poin. Ia menekankan bahwa gol telat Pavlović dan Leão menjadi momentum yang dapat membalikkan musim Serie A 2025/2026 bagi Rossoneri. Tim kini memiliki energi tambahan untuk menghadapi laga-laga berikutnya dengan kepercayaan diri tinggi. (MR-03)






