Mataredaksi.com, BOGOR – Futebol Clube do Porto memastikan gelar juara Primeira Liga Portugal musim 2025/2026, setelah menang tipis 1-0 atas Futebol Clube de Alverca di Estádio Do Dragão pada pekan ke-32, Minggu (3/5/2026) dini hari WIB. Gol penentu kemenangan dicetak Jan Kacper Bednarek pada menit ke-40.
Hasil ini membuat FC Porto mengoleksi 85 poin, angka yang sudah tidak bisa lagi dikejar oleh Sport Lisboa e Benfica maupun Sporting Clube de Portugal. Dengan kompetisi yang hanya menyisakan dua pertandingan, Porto resmi mengunci gelar juara.
Kepastian Gelar di Tengah Persaingan Ketat
Dilansir Mataredaksi dari ESPN, situasi ini semakin menguat setelah SL Benfica hanya bermain imbang 2-2 saat menghadapi FC Famalicão di waktu yang hampir bersamaan. Hasil tersebut membuat selisih poin tidak lagi terkejar.
Trofi ini menjadi gelar liga ke-31 dalam sejarah klub berjuluk Dragões (Naga). Gelar tersebut sekaligus mengakhiri puasa juara liga selama empat tahun terakhir.
Kebangkitan di Era André Villas-Boas
Kesuksesan ini tidak lepas dari peran presiden klub André Villas-Boas, yang menjabat sejak dua tahun terakhir. Ia sebelumnya pernah membawa Porto meraih treble pada 2011 saat masih menjadi pelatih.
Kini, di kursi manajemen, Villas-Boas kembali mengantar klub masa kecilnya ke puncak kejayaan sepak bola Portugal.
Sentuhan Francesco Farioli di Musim Perdana
Gelar ini juga menjadi pencapaian besar bagi pelatih Francesco Farioli. Pelatih asal Italia itu sukses mempersembahkan gelar liga pada musim pertamanya menangani Porto. Di bawah arahannya, Porto tampil konsisten dan mampu menjaga stabilitas performa sepanjang musim.
Benfica Gagal Mengejar Meski Konsisten
Meski SL Benfica tampil tanpa kekalahan dalam 32 laga liga musim ini, hasil imbang melawan FC Famalicão menjadi titik balik yang menentukan. Kegagalan meraih tiga poin membuat mereka harus merelakan gelar kembali ke rival utama.
Jejak Karier di Dunia Kepelatihan
André Villas-Boas memiliki hubungan panjang dengan FC Porto. Ia pernah bekerja sebagai asisten José Mourinho di Porto, Chelsea, hingga Inter Milan sebelum memulai karier kepelatihannya sendiri.
Dari Asisten Jadi Pemimpin Klub
Kini, Villas-Boas memimpin Porto sebagai presiden klub di usia 46 tahun. Ia mengembalikan klub ke puncak sepak bola Portugal dan mempertegas dominasi Porto di kompetisi domestik. (MR-02)






