Mataredaksi.com, BOGOR – Real Madrid Club de Fútbol menunda penobatan Fútbol Club Barcelona juara La Liga EA Sports musim 2025/2026. Dua gol Vinícius Júnior membawa Los Blancos menang 2-0 atas Reial Club Deportiu Espanyol pada pekan ke-34, di Stadion Cornellà-El Prat, Senin (4/5/2026) dini hari WIB.
Hasil ini membuat persaingan gelar kembali memanas. Barça belum bisa mengunci trofi dan kini harus menatap laga krusial melawan Real Madrid pada El Clásico, di Spotify Camp Nou, Senin (11/5/2026) pukul 02.00 WIB, pekan depan.
Vinícius Menggila di Babak Kedua
Real Madrid tampil agresif sejak awal. Vinícius hampir membuka skor pada menit ke-8, tetapi sepakan volinya hanya membentur tiang setelah mengenai Omar El Hilali.
Laga sempat memanas pada menit ke-25. El Hilali menjatuhkan Vinícius dengan tekel keras. Wasit Jesús Gil Manzano sempat mengeluarkan kartu merah sebelum Video Assistant Referee atau VAR menurunkannya menjadi kartu kuning.
Real Madrid akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-55. Vinícius menuntaskan kombinasi cepat dengan Gonzalo García dan menaklukkan Marko Dmitrović.
Gol kedua datang tidak lama berselang. Vinícius kembali bekerja sama, kali ini dengan Jude Bellingham, sebelum melepaskan tembakan keras ke sudut atas gawang.
Lunin dan Momen Krusial
Espanyol sempat memberi perlawanan. Namun, kiper Real Madrid Andriy Lunin tampil solid. Ia melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan sundulan Leandro Cabrera jelang turun minum. Aksi tersebut menjaga keseimbangan permainan sebelum Real Madrid mengambil alih kontrol di babak kedua.
Statistik: Vinícius Terus Mengancam
Vinícius Júnior kembali menjadi momok bagi RCD Espanyol. Ia terlibat dalam delapan gol dari tujuh pertemuan terakhir, dengan rincian lima gol dan tiga assist. Sepanjang 2026, pemain Brasil itu sudah mencetak 16 gol di semua kompetisi.
Catatan tersebut menjadi yang tertinggi di La Liga, meski masih di bawah Harry Kane di lima liga top Eropa. Di sisi lain, Espanyol belum meraih kemenangan liga sepanjang tahun ini dan tampil inkonsisten sepanjang paruh kedua musim.
Tekanan Besar Jelang El Clásico
Kondisi ini membuat tekanan jelang El Clásico semakin besar. Real Madrid wajib menang untuk menjaga asa juara, sementara FC Barcelona hanya membutuhkan hasil positif untuk memastikan gelar. Selain itu, kemenangan atas Espanyol menjaga tekanan Real Madrid di papan atas klasemen.
Los Blancos masih membuntuti Barcelona dengan selisih poin tipis, sehingga hasil El Clásico akan sangat menentukan arah perebutan gelar. Jika mampu menang, skuad asuhan Álvaro Arbeloa kembali membuka peluang juara dan memperpanjang persaingan hingga akhir musim. (MR-02)






