Serie A: Inter Milan Kunci Scudetto ke-21, Thuram dan Mkhitaryan Tumbangkan Parma

Selebrasi juara - Nicolò Barella melakukan selebrasi penuh euforia dengan berguling di atas bentangan bendera bersama rekan-rekannya usai memastikan gelar juara Serie A Italia musim 2025/2026 untuk Inter Milan, di Stadion Giuseppe Meazza, San Siro, Senin (4/5/2026) dini hari WIB. Nerazzurri merayakan Scudetto ke-21 di depan publik sendiri setelah mengalahkan Parma Calico 1913 pada pekan ke-35. (Sumber foto: @Inter_en/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – Football Club Internazionale Milano atau Inter Milan memastikan gelar Serie A Italia musim 2025/2026, setelah menang dengan skor 2-0 pada pekan ke-35 melawan Parma Calcio 1913, Senin (4/5/2026) dini hari WIB.

Tim asuhan Cristian Chivu hanya membutuhkan satu poin untuk mengunci gelar. Namun, Nerazzurri tampil meyakinkan dan mengamankan kemenangan di Stadion Giuseppe Meazza, San Siro.

Hasil ini membuat Inter Milan tak lagi terkejar oleh para pesaing, termasuk Napoli yang sebelumnya hanya bermain imbang melawan Como 1907.

Thuram Pecah Kebuntuan

Inter langsung menekan sejak awal laga. Denzel Dumfries nyaris mencetak gol lewat sundulan pada menit ke-10, tetapi bola melebar tipis. Peluang lain datang dari Nicolò Barella yang membentur mistar pada menit ke-25.

Gol yang ditunggu akhirnya hadir di masa tambahan babak pertama. Piotr Zieliński mengirim umpan matang kepada Marcus Thuram, yang langsung melepaskan tembakan melewati Zion Suzuki.

https://pbs.twimg.com/media/HBcg52XkAA0hdG? format=jpg&name=medium

Mkhitaryan Segel Gelar

Inter terus menekan di babak kedua. Dumfries kembali mendapat peluang emas, tetapi gagal memaksimalkan umpan Federico Dimarco.

Gol kedua akhirnya datang 10 menit jelang laga usai. Pemain pengganti Lautaro Martínez melakukan penetrasi dari sisi kanan sebelum memberikan umpan kepada Henrikh Mkhitaryan. Ia menyelesaikan peluang itu dengan tenang untuk memastikan kemenangan.

Parma sempat mencetak gol lewat Nesta Elphege, tetapi dianulir. Sementara itu, Davide Frattesi juga gagal menambah keunggulan dari jarak dekat.

Statistik: Inter Milan Terlalu Tangguh

Inter Milan meraih Scudetto ke-21, sekaligus yang keenam dengan minimal tiga laga tersisa. Mereka juga memperpanjang dominasi atas Parma Calcio 1913 dengan catatan tak terkalahkan dalam sembilan pertemuan terakhir di Serie A.

Di kandang, Nerazzurri tampil sangat kuat. Nicolò Barella dan kawan-kawan hanya kalah dua kali dari 29 pertandingan terakhir di Stadion Giuseppe Meazza. Catatan ini menunjukkan konsistensi tinggi sepanjang musim.

https://pbs.twimg.com/media/HHbj3fHXcaASFWy? format=jpg&name=besarEkspresi bangga – Giuseppe Marotta, CEO dan Presiden Inter Milan, menunjukkan ekspresi bangga usai timnya memastikan gelar Scudetto ke-21 di Serie A 2025/2026, Senin (4/5/2026) dini hari WIB. (Sumber foto: @Inter_en/X)

Thuram Bersinar, Inter Tegaskan Dominasi

Performa Marcus Thuram terus menanjak. Ia mencatat delapan kontribusi gol sejak awal April, dengan enam gol dan dua assist. Angka tersebut menjadi yang tertinggi di lima liga top Eropa dalam periode yang sama.

Secara keseluruhan, Thuram sudah mengoleksi 13 gol musim ini. Ia masuk dalam jajaran penyerang paling konsisten bersama Robert Lewandowski (FC Barcelona), Erling Haaland (Manchester City), Ante Budimir (CA Osasuna), dan Harry Kane (FC Bayern München).

Keberhasilan ini menegaskan konsistensi Inter sepanjang musim. Tim asuhan Cristian Chivu tampil stabil di kandang dan tandang. Mereka juga menjaga jarak dari pesaing sejak paruh kedua kompetisi.

Dengan tiga laga tersisa, Inter Milan berpeluang menutup musim dengan poin lebih tinggi. Mereka sekaligus mempertegas dominasi di Serie A musim ini. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *