Conte: Napoli Tak Layak Kalah, Tapi Start Lambat Jadi Masalah Berulang

Memberi Instruksi - Pelatih kepala SSC Napoli Antonio Conte memberi instruksi kepada pemain Napoli saat menghadapi Bologna FC 1909 pada pekan ke-36 Serie A 2025/2026 di Stadio Diego Armando Maradona, Naples, Selasa (12/5/2026) dini hari WIB. Conte menilai Napoli tidak pantas kalah 3-2, namun ia mengakui kekalahan tersebut bukan kebetulan. (Sumber foto: @footballitalia/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – Società Sportiva Calcio Napoli gagal mengamankan tiket Liga Champions UEFA lebih cepat setelah kalah 2-3 dari Bologna FC 1909 pada pekan ke-36 Serie A Italia 2025/2026, di Stadio Diego Armando Maradona, Naples, Selasa (12/5/2026) dini hari WIB.

Jalannya Pertandingan

Tuan rumah sempat unggul lebih dulu secara permainan, tetapi justru Bologna yang membuka keunggulan lewat Federico Bernardeschi. Riccardo Orsolini kemudian menggandakan skor melalui titik penalti setelah Video Assistant Referee (VAR) mengonfirmasi pelanggaran di kotak terlarang.

Napoli bangkit di babak kedua. Giovanni Di Lorenzo memperkecil ketertinggalan sebelum Alisson Santos menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Namun, saat laga tampak akan berakhir imbang, Jonathan Rowe mencetak gol akrobatik di masa injury time untuk memastikan kemenangan 3-2 bagi Bologna.

Tanggapan Antonio Conte

Usai pertandingan Antonio Conte menilai Napoli “tidak pantas” kalah 3-2 dari Bologna, namun ia juga mengakui kekalahan tersebut bukan sekadar kebetulan. Menurutnya, masalah Napoli sudah berulang sepanjang musim dan perlu segera dibenahi, terutama di awal pertandingan.

Napoli sebenarnya datang dengan target jelas: memastikan tiket Liga Champions UEFA dengan dua laga tersisa. Namun, mereka justru kembali kesulitan sejak awal laga di Stadio Diego Armando Maradona.

Bologna unggul lebih dulu melalui Federico Bernardeschi dan Riccardo Orsolini. Napoli sempat bangkit lewat Giovanni Di Lorenzo dan Alisson Santos, tetapi gol akrobatik Jonathan Rowe di masa injury time kembali menghukum tuan rumah.

Conte menyoroti kebiasaan Napoli yang kerap tertinggal lebih dulu. “Ketika Anda menekan, Anda harus melakukannya dengan benar. Jika hanya setengah, Anda tidak akan mendapat apa-apa”, kata Conte kepada DAZN Italia dilansir Mataredaksi.

Ia menegaskan bahwa masalah start lambat sudah terjadi berulang kali. “Kami sudah beberapa kali tertinggal 2-0 musim ini. Itu berarti bukan kebetulan. Kami harus lebih berani sejak awal”, ujarnya.

Meski kecewa dengan hasil, Conte tetap melihat usaha timnya untuk bangkit. “Kami mencoba mengejar dan bahkan berusaha menang. Tapi jika tidak bisa menang, setidaknya jangan kalah. Saya tidak pikir kami pantas kalah, tapi sepak bola seperti ini”, tambahnya.

Dampak di Klasemen

Hasil ini membuat Napoli belum aman di zona empat besar. Giovanni Di Lorenzo dan kawan-kawan hanya unggul tipis dari para pesaing seperti Juventus, AC Milan, dan AS Roma yang terus menempel ketat menjelang akhir musim.

Partenopei kini wajib tampil lebih konsisten agar tidak kehilangan tempat di kompetisi Eropa musim depan. Persaingan di papan atas Serie A juga semakin ketat menjelang dua pekan terakhir musim.

Antonio Conte pun menegaskan fokus tim kini harus tertuju pada dua laga terakhir. “Kami harus mengisi ulang energi dan mengamankan Liga Champions UEFA secepat mungkin”, ucap Allenatore berumur 56 tahun ini.

Jika gagal, tekanan terhadap tim dan staf pelatih dipastikan akan meningkat tajam pada akhir musim, termasuk evaluasi besar dari manajemen klub. Hal ini juga bisa berdampak pada rencana transfer musim panas Napoli.

Peran Højlund dan Alisson Santos

Conte juga menyinggung performa Rasmus Højlund yang menjadi satu-satunya striker murni di skuad Napoli saat ini. “Højlund satu-satunya striker yang kami punya, jadi dia bermain terus. Dia masih muda dan terus berkembang”, kata Conte.

Sementara itu, Alisson Santos kembali mendapat sorotan positif setelah tampil agresif di sisi serangan. “Alisson terus berkembang. Dia datang dari Sporting dan kini jauh lebih siap. Tapi setelah lawan mengenalnya, semuanya jadi lebih sulit”, ujar Conte menutup. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *