Mataredaksi.com, BANDUNG – Persib Bandung bertekad menutup musim BRI Super League 2025/2026 dengan hasil manis saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-34, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (23/5/2026) pukul 16.00 WIB.
Laga terakhir musim ini menjadi sangat penting bagi Pangeran Biru. Tambahan tiga poin akan memastikan Persib mengunci gelar juara sekaligus mencatatkan sejarah meraih trofi liga tiga musim berturut-turut atau three-peat.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengatakan kondisi mayoritas pemain berada dalam situasi siap tempur jelang pertandingan penentuan tersebut.
Namun, Persib dipastikan kehilangan dua pemain penting, yakni Marc Klok dan Layvin Kurzawa. Klok harus absen akibat akumulasi kartu kuning, sementara Kurzawa belum pulih dari cedera.
“Semua orang baik-baik saja. Kurzawa absen karena belum siap untuk pertandingan ini. Marc juga absen karena mendapat akumulasi kartu kuning. Tapi selain mereka, semua siap untuk pertandingan”, ujar Hodak, Jumat (22/5/2026).
Persib Sedang Dalam Tren Positif
Meski tidak tampil dengan kekuatan penuh, Hodak memastikan semangat timnya tetap tinggi. Ia menegaskan Persib selalu bermain dengan target kemenangan, terlebih saat tampil di depan pendukung sendiri.
Pelatih asal Kroasia itu menilai kondisi mental para pemain sedang sangat baik setelah melewati rangkaian hasil positif dalam beberapa laga terakhir.
“Setiap pertandingan kami selalu berusaha untuk menang. Saat ini kami sedang dalam tren yang bagus. Tim cukup percaya diri dan itu bagus untuk kami”, katanya.
Hodak bahkan menyebut antusiasme pemain begitu tinggi jelang laga penutup musim. Menurutnya, ia tidak perlu lagi memberikan motivasi tambahan kepada skuad Persib.
“Siapapun yang bermain, semua orang ingin tampil di pertandingan ini. Jadi bagi saya, saya tidak perlu memotivasi mereka lagi, saya justru harus menenangkan mereka”, tambahnya.
Persijap Datang dengan Ambisi Curi Poin
Di sisi lain, Persijap Jepara datang ke Bandung dengan target merusak pesta tuan rumah. Pelatih Persijap, Mário Lemos, memastikan timnya tetap membawa ambisi meraih hasil terbaik meski menghadapi kandidat kuat juara.
Pelatih asal Portugal itu menegaskan Persijap tidak akan mengubah identitas permainan mereka saat menghadapi Persib.
“Kami ingin tetap bersaing dan mencoba mendapatkan hasil terbaik yang kami bisa. Cara bermain kami saat melawan Borneo akan sama dengan melawan Persib”, ujar Lemos.
Ia mengakui kemungkinan ada perubahan komposisi pemain, tetapi mentalitas tim tetap dipertahankan. “Mungkin akan ada beberapa perubahan di dalam tim, tetapi mentalitasnya tetap sama”, katanya.
Lemos juga memastikan anak asuhnya tidak merasa tertekan menghadapi atmosfer besar di kandang Persib. “Keinginan untuk melakukannya tetap sama, dan kami akan menjalaninya dengan cara yang sama. Kami tidak menganggap pertandingan ini berbeda dari pertandingan sebelumnya”, pungkasnya. (MR-02)






