Mataredaksi.com, BOGOR – Dukungan terhadap pemberantasan judi online dan narkoba di Kabupaten Bogor terus mengalir. Badan Anti Narkotika, Psikotropika, dan Bahan Adiktif (BAANAR) menyatakan siap bersinergi dengan Bupati Bogor Rudy Susmanto untuk memperkuat pencegahan dua ancaman sosial yang dinilai dapat merusak keluarga serta masa depan generasi muda.
Ketua BAANAR Kabupaten Bogor, Rahmatullah, S.H., menilai judi online dan narkoba sama-sama memiliki daya rusak besar. Kedua persoalan tersebut dapat mengganggu moral masyarakat, menekan kondisi ekonomi keluarga, hingga memicu tindak kriminal.
Menurut Rahmatullah, pemberantasan dua masalah tersebut membutuhkan langkah tegas dan kerja bersama. Pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh agama, organisasi kepemudaan, serta masyarakat perlu membangun gerakan pencegahan yang berkelanjutan.
“Kami mengapresiasi komitmen Bupati Bogor, Bapak Rudy Susmanto, yang menunjukkan keberpihakan kepada masyarakat melalui langkah tegas memberantas judi online dan narkoba”, ujar Rahmatullah yang akrab disapa Along, Selasa (7/7/2026).
Ia menegaskan BAANAR siap mendukung Pemerintah Kabupaten Bogor melalui program edukasi dan pencegahan. Menurutnya, perang terhadap judi online perlu berjalan seiring dengan upaya melawan penyalahgunaan narkoba.
Edukasi dan Pencegahan untuk Generasi Muda
Rahmatullah mengatakan bahwa penegakan hukum tetap menjadi bagian penting dalam pemberantasan judi online dan narkoba. Namun, langkah tegas tersebut harus berjalan beriringan dengan pendidikan karakter. Selain itu, semua pihak perlu memperkuat nilai keagamaan serta meningkatkan literasi masyarakat.
Oleh karena itu, BAANAR sebagai badan otonom Gerakan Pemuda Ansor di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) tersebut akan terus mengedepankan pendekatan preventif.
Organisasi kepemudaan tersebut bakal menggencarkan penyuluhan, sosialisasi, dan kampanye bahaya judi online maupun narkoba. Tentu saja, sasaran utama gerakan ini adalah masyarakat, khususnya kalangan pemuda.
“Jangan tergiur keuntungan instan yang hanya bersifat khayalan dari judi online maupun penyalahgunaan narkoba. Sebab, keduanya hanya merusak masa depan, menghancurkan keluarga, dan menghilangkan harapan generasi muda”, tegasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pencegahan harus bermula dari lingkungan terdekat. Dengan kata lain, keluarga perlu menjadi benteng pertama dalam membangun pengawasan. Maka dari itu, orang tua wajib menjalin komunikasi serta pembinaan yang baik terhadap anak-anak dan remaja.
Tidak hanya itu, sekolah, tempat ibadah, dan organisasi masyarakat juga memiliki peran krusial. Mereka harus aktif menanamkan pemahaman mengenai dampak buruk dari perjudian digital. Begitu pula dengan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan zat terlarang.
Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor di Bogor
Selanjutnya, BAANAR mengajak masyarakat Kabupaten Bogor untuk mendukung penuh kebijakan pemerintah daerah. Tujuannya agar semua elemen bisa menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba dan judi online.
Rahmatullah menyebut gerakan tersebut sangat sejalan dengan nilai Nahdlatul Ulama dalam menjaga akal, jiwa, dan harta. Oleh sebab itu, nilai mulia ini perlu mewujud dalam aksi nyata. Misalnya melalui jalur pendidikan, pengawasan, serta pendampingan masyarakat secara konsisten.
Pada akhirnya, ia berharap sinergi pemerintah daerah, kepolisian, dan lembaga pendidikan terus menguat. Begitu juga dengan peran tokoh agama, organisasi pemuda, dan warga sekitar. Sebab, kolaborasi kuat ini diperlukan agar upaya pencegahan tidak berhenti pada seruan semata.
Dengan demikian, gerakan tersebut bisa menjangkau lingkungan keluarga hingga tingkat desa. “BAANAR siap menjadi bagian dari gerakan bersama ini. Mari kita wujudkan Kabupaten Bogor yang aman, produktif, sehat, religius, serta bebas dari ancaman narkoba dan judi online”, pungkasnya. (MR-01)









