Mataredaksi.com, BOGOR – Awal musim yang buruk bagi ACF Fiorentina makin parah setelah takluk 0-1 dari Unione Sportiva Lecce dalam laga pekan ke-10 lanjutan Serie A Italia 2025/2026 di Stadion Artemio Franchi, Minggu (2/11/2025) malam WIB. Medon Berisha mencetak gol tunggal, menambah tekanan besar kepada pelatih Stefano Pioli.
Catatan Buruk Awal Musim Fiorentina
STRIKER gaek Fiorentina Edin Džeko menunjukkan kesedihan timnya kalah dari US Lecce, Minggu (2/11/2025) malam WIB. (Sumber foto: Gabriele Maltinti/Getty Images)
Kekalahan ini memperpanjang catatan tanpa kemenangan La Viola menjadi sepuluh pertandingan beruntun. Dari sepuluh laga, tim hanya meraih empat hasil imbang dan enam kekalahan. Kondisi tersebut membuat direktur olahraga Daniele Pradè mengundurkan diri sehari sebelum pertandingan.
Stefano Pioli masih harus kehilangan Robin Gosens, Tariq Lamptey, dan Christian Kouamé karena cedera, sementara Mattia Viti absen akibat akumulasi kartu. Duet Edin Džeko dan Moise Kean menjadi tumpuan di lini depan, tetapi keduanya gagal memecah kebuntuan.
Lecce Memanfaatkan Kesempatan
Lecce tampil lebih agresif sejak menit awal. Pada menit ke-14, Medon Berisha memanfaatkan umpan silang Tete Morente dan menyelesaikannya lewat tendangan voli ke tiang jauh. Serangan balik ini lahir setelah Berisha merebut bola dari Cher Ndour.
Fiorentina mencoba membalas melalui Kean, tetapi kiper Wladimiro Falcone menepis peluang tersebut. Edin Džeko juga sempat menebar ancaman, tetapi sundulannya mudah diamankan.
PENYERANG Fiorentina Moise Kean bereaksi selama pertandingan Serie A melawan US Lecce pada Minggu (2/11/2025) mala WIB, di Florence, Italia. (Sumber foto: Gabriele Maltinti/Getty Images)
Pioli Mengubah Strategi
Di babak kedua, Pioli mengganti seluruh trio gelandang untuk menambah agresivitas. Lecce bertahan disiplin dan beberapa peluang Fiorentina berhasil digagalkan. Tiago Gabriel bahkan memblok tendangan Kean dengan wajahnya.
Drama terjadi di menit ke-79 ketika Fiorentina mengira mendapat penalti setelah Luca Ranieri dijatuhkan Santiago Pierotti, tetapi VAR membatalkan keputusan karena kontak dianggap minim dan Ranieri kehilangan keseimbangan sendiri.
Kesempatan Terakhir Gagal Dimanfaatkan
PELATIH Fiorentina, Stefano Pioli terlihat diam skuad asuhan kalah dari US Lecce di Stadio Artemio Franchi, pada Minggu (2/11/2025) di Florence, Italia. (Sumber foto: Gabriele Maltinti/Getty Images)
Fiorentina nyaris menyamakan skor di masa tambahan waktu. Kean gagal memaksimalkan peluang emas, dan Simon Sohm membuang bola liar di depan gawang. Lecce tetap memimpin hingga peluit akhir berbunyi.
Dampak Kekalahan bagi Fiorentina
Suporter La Viola kecewa dan mengekspresikan kemarahan terhadap pemain dan pelatih. Kekalahan ini menambah tekanan bagi Stefano Pioli, yang posisinya sebagai pelatih kepala kini semakin terancam. (MR-03)






