AC Milan Menang Sulit 2-0 atas Lecce, Loftus-Cheek dan Pulisic Jadi Penentu

Rossoneri Berjuang di Blok Ketat Lecce

EKSPRESI selebrasi Ruben Loftus-Cheek usai mencetak gol pembuka untuk AC Milan sambil menempelkan tangan ke telinga, seolah ingin mendengar sorakan penonton diikuti Christian Pulisic sambil memegang bola di Stadio Via del Mare, Sabtu (30/8/2025) dini hari WIB. (Sumber foto: X/@acmilan)

Mataredaksi.com, BOGOR – AC Milan harus bekerja keras untuk membuka musim Serie A 2025/2026 dengan kemenangan. Melawan Lecce di Stadio Via del Mare pada Sabtu (29/8/2025) dini hari WIB, tim asuhan Massimiliano Allegri menghadapi pertahanan rapat 4-4-2 dari tuan rumah.

Lecce menempatkan seluruh pemain di belakang bola, memaksa Milan bermain sabar dan mencari celah satu per satu. Beberapa peluang awal Rossoneri bahkan sempat dianulir VAR, menambah ketegangan di laga ini.

Gol Penentu Babak Kedua
Momentum baru tercipta pada babak kedua. Ruben Loftus-Cheek membuka skor setelah memanfaatkan set piece yang dihasilkan dari kombinasi ciamik Luka Modrić dan Santiago Giménez. Tidak lama kemudian, Christian Pulisic mencatatkan gol kedua, memastikan kemenangan Milan 2-0. Gol ini menjadi penutup perlawanan Lecce yang tampil disiplin sepanjang laga.

Peran Penting Pemain dan Pergantian
Selain gol, beberapa pemain kunci menunjukkan kualitasnya. Modrić terus memberikan umpan-umpan berbahaya, sementara Maignan tampil solid di bawah mistar untuk menjaga clean sheet. Allegri juga memanfaatkan pergantian dengan memasukkan Samuele Ricci dan Pulisic, yang membawa dampak langsung ke serangan Milan.

Evaluasi Allegri dan Persiapan Jeda Internasional
Meski menang, Allegri menekankan perlunya perbaikan. Kesalahan defensif sesekali membuat tim terancam. Namun, kemenangan ini memberi Milan modal penting sebelum jeda internasional. Allegri mengapresiasi kerja keras timnya, terutama cara mereka tetap fokus di bawah tekanan.

Dampak Kemenangan
Hasil ini mengantar Milan meraih tiga poin pertama musim ini, menjaga posisi awal di papan atas klasemen. Tim Rossoneri menunjukkan bahwa meski menghadapi blok pertahanan rapat dan beberapa gol dianulir, disiplin dan kesabaran dapat menjadi kunci meraih kemenangan. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *