Mataredaksi.com, JAKARTA – Gelandang Timnas U-23 Indonesia, Achmad Maulana Syarif, mengobarkan semangat jelang duel panas kontra Vietnam di final Piala AFF U-23 2025.
Bermain di depan puluhan ribu suporter ‘Merah Putih’ di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Achmad memastikan satu hal: ‘Garuda Muda’ siap terbang tinggi dan mematahkan kutukan 38 tahun!
“Kami sangat siap untuk laga ini. Kami ingin membawa pulang trofi ini untuk seluruh rakyat Indonesia”, tegas Achmad penuh keyakinan, Senin (28/7/2025).
Laga puncak yang mempertemukan Indonesia dan Vietnam akan berlangsung, pada Selasa (29/7/2025), malam pukul 20.00 WIB. Bukan sekadar final biasa, laga ini juga jadi ajang pembalasan dendam sejarah.
Sejak terakhir kali berjaya di SUGBK pada SEA Games 1987, Timnas Indonesia belum pernah lagi mencicipi trofi di stadion kebanggaan itu.
“Kami tahu betapa lamanya Indonesia tidak juara di stadion ini. Kegagalan di masa lalu kami ubah jadi energi. Sekarang waktunya bikin sejarah baru di SUGBK”, ucap pemain Arema FC itu dengan mata membara.
Vietnam, lawan yang akan dihadapi, bukan tanpa taring. Mereka sudah dua kali menjadi juara turnamen ini (2022 & 2023) dan dikenal dengan julukan ‘Golden Star Warriors’. Namun, ‘Garuda Muda’ datang dengan tekad baru dan skuad yang kian solid.
Achmad mengakui tantangan terbesar Indonesia selama turnamen ini adalah penyelesaian akhir, namun ia percaya kekompakan dan kedisiplinan menjalankan instruksi pelatih bisa menjadi kunci.
“Kami sadar soal finishing. Tapi kalau kami main dengan cara yang benar, fokus pada detail, dan ikuti skema tim, gol akan datang dengan sendirinya”, ujarnya.
Achmad sendiri tampil konsisten sepanjang turnamen. Ia jadi starter saat ‘Garuda Muda’ membantai Brunei Darussalam 8-0, lalu tampil sebagai pengganti melawan Malaysia, dan kembali jadi starter saat Indonesia menyingkirkan Thailand lewat adu penalti dramatis di semifinal.
Pelatih Timnas U-23, Gerald Vanenburg, juga menebar optimisme menjelang laga puncak. “Kami tak sabar memainkan final ini. Kami akan tampil maksimal untuk menang”, ujar pelatih asal Belanda itu.
Kini, panggung sudah disiapkan. SUGBK akan menjadi saksi: Akankah sang ‘Garuda Muda’ mematahkan mitos, atau Vietnam kembali menancapkan kukunya di Asia Tenggara? (MR-1)







