Allegri Puji Peran Rafael Leão di Tengah Usai AC Milan Tekuk Cagliari 1-0

MOMEN GOL - Rafael Leão penyerang sayap AC Milan ketika mencetak gol pada pertandingan pekan ke-17 Serie A Italia 2025/2026 melawan Cagliari Calcio, di Stadio Sant’Elia, Sardinia, Sabtu (3/1/2026) dini hari WIB. Kemenangan tipis 1-0 ini kembali menegaskan efisiensi Rossoneri di bawah arahan Massimiliano Allegri. (Sumber foto: Enrico Locci/Getty Images)

Mataredaksi.com, BOGOR – AC Milan meraih kemenangan tipis 1-0 atas Cagliari Calcio dalam pertandingan pekan ke-17 lanjutan Serie A Italia 2025/2026, di Stadion Sant’Elia, Sardinia, Sabtu (3/1/2026) dini hari WIB.

Hasil ini kembali menegaskan efisiensi Rossoneri di bawah arahan Massimiliano Allegri. Meski mengakui penampilan babak pertama jauh dari ideal, Allegri memuji respons tim dan peran Rafael Leão yang dimainkan lebih ke tengah.

Rotasi Pemain dan Awal Laga Sulit

AC Milan tampil dengan komposisi yang dirombak. Christian Pulisic, Matteo Gabbia, dan Strahinja Pavlović hanya siap mengisi bangku cadangan. Situasi ini memaksa Davide Bartesaghi turun mengisi skema tiga bek. Perubahan tersebut sempat memengaruhi ritme permainan, terutama di awal laga.

https://pbs.twimg.com/media/G9sYQ7NWoAAeDip?format=jpg&name=900x900

Babak pertama berjalan kurang rapi dan diwarnai banyak kesalahan. Milan bahkan membiarkan tiga tembakan tepat sasaran dari Cagliari dalam beberapa menit awal. Kondisi ini membuat Allegri mengakui timnya sempat berada dalam tekanan.

Gol Leão Mengubah Arah Laga

Situasi berubah selepas jeda. Gol tunggal kemenangan lahir cepat setelah restart ketika Rafael Leão menyambut umpan Adrien Rabiot dan menuntaskannya dengan baik. Gol tersebut menjadi penentu arah pertandingan.

Allegri menilai posisi Leão di tengah memberi dampak berbeda bagi permainan tim. “Ketika Leão bermain di sebelah kiri, dia kadang bisa tertidur dan keluar dari permainan”, ujar Allegri kepada Sky Sport Italia.

https://icdn.football-italia.net/wp-content/uploads/2026/01/Max-Allegri-stand-1024x683.jpg

“Dia punya karakteristik untuk bermain baik di tengah. Meski hari ini belum 100 persen fit, dia tetap mencetak gol. Musim ini dia sudah mengoleksi enam gol Serie A meski sempat absen karena cedera”.

Kemenangan ini juga menegaskan karakter klinis AC Milan. Untuk ke-12 kalinya musim ini, Rossoneri mencetak gol lewat tembakan pertama mereka yang tepat sasaran.

Allegri Puji Perkembangan Lini Belakang

Milan sebenarnya memiliki peluang untuk menggandakan keunggulan, tetapi para pemain belum mampu memaksimalkannya. Meski begitu, Allegri menyoroti progres positif lini belakang yang sebelumnya kerap tampil panik saat kehilangan pemain utama. “Bermain untuk AC Milan tidak mudah”, ujar Allegri.

Gambar

“Para pemain muda seperti Koni De Winter, Davide Bartesaghi, Pervis Estupiñán, dan Fikayo Tomori terus berkembang. Mereka semakin bugar, membaca situasi lebih baik, dan bertahan dengan cara yang lebih tenang”.

Allegri secara khusus memuji De Winter yang beberapa kali memenangi duel udara dan melakukan sapuan krusial untuk meredam tekanan ” Isolani ” (“Penduduk Pulau”) – julukan Cagliari Calcio.

Debut Füllkrug dan Fokus Laga Berikutnya

Laga ini juga menandai debut Niclas Füllkrug. Penyerang Jerman tersebut baru beberapa jam menyelesaikan kepindahan pinjaman dari West Ham United sebelum tampil pada 20 menit terakhir. Ia langsung memberi dampak lewat umpan terobosan kepada Christian Pulisic, meski peluang itu masih mampu dimentahkan kiper Elia Caprile.

Kemenangan ini membawa AC Milan sementara ke puncak klasemen Serie A, melampaui Inter. Rossoneri juga mencatatkan sembilan clean sheet dari 17 pertandingan musim ini. “Masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan”, kata Allegri.

Gambar

“Ada lima tim dalam jarak tiga atau empat poin. Namun kemenangan ini sangat penting, terutama karena kami mencatatkan clean sheet setelah sebelumnya sering kebobolan”, lanjutnya.

Pada Januari, AC Milan tidak menjalani jadwal Liga Champions UEFA maupun Coppa Italia seperti Inter Milan dan Napoli. Kendati demikian, Allegri menegaskan kondisi tersebut bukan keuntungan mutlak.

https://icdn.football-italia.net/wp-content/uploads/2026/01/Matteo-Prati-Youssouf-Fofana-Cagliari-Milan.jpgBEREBUT Bola – Matteo Prati gelandang Cagliari Calcio dan Youssouf Fofana geladang Milan bertempur untuk bola pada pertandingan pekan ke-17 Serie A Italia 2025, di Stadio Sant’Elia, Sabtu (3/1/2026) dini hari WIB. (Sumber foto: Locci/Getty Images)

“Kami tetap menghadapi banyak pertandingan. Ketika kami harus bermain, kami siap. Sekarang fokus kami tertuju pada laga melawan Genoa, lawan yang tangguh”, ucapnya. “Kami akan terus bekerja dengan penuh antusias”, tambah teknisi berumur 58 tahun ini.

Kemenangan atas ‘Penghuni Pulau’ menjadi sinyal positif bagi konsistensi AC Milan. Dua kemenangan beruntun menunjukkan Rossoneri mulai lebih matang dalam mengelola laga ketat. Disiplin permainan dan efektivitas menjadi modal penting AC Milan untuk tetap bersaing dalam perburuan gelar Serie A musim ini. (MR-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *