Atlético Madrid dan Arsenal Imbang 1-1, Julián Álvarez Pecahkan Rekor Lionel Messi

Tiga Penalti Warnai Semifinal Liga Champions UEFA 2025/2026

Selebrasi emosi - Penyerang Atlético Madrid Julián Álvarez melakukan selebrasi penuh emosi usai mencetak gol penalti ke gawang Arsenal pada leg pertama semifinal Liga Champions UEFA 2025/2026, di Stadion Riyadh Air Metropolitano, Spanyol, Kamis (30/4/2026) dini hari WIB. Gol tersebut menyelamatkan Los Rojiblancos dari kekalahan dan menjaga peluang kedua tim untuk lolos ke final tetap terbuka. (Sumber foto: @br sepak bola/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – Club Atlético de Madrid dan Arsenal FC masih sama kuat, setelah bermain imbang 1-1 pada leg pertama semifinal Liga Champions UEFA 2025/2026, di Stadion Riyadh Air Metropolitano, Spanyol, Kamis (30/4/2026) dini hari WIB.

Kedua tim menyajikan laga ketat dengan tiga momen penalti yang menentukan jalannya pertandingan. Arsenal membuka keunggulan lewat eksekusi penalti Viktor Gyökeres pada akhir babak pertama.

Atlético Madrid lalu membalas melalui penalti Julián Álvarez di babak kedua sehingga peluang kedua tim tetap terbuka menjelang leg kedua di Emirates Stadium, Holloway, London, Inggris, pekan depan.

Sejak awal laga, kedua tim langsung menciptakan peluang berbahaya. Julián Álvarez dan Noni Madueke sama-sama mendapat kesempatan, tetapi keduanya gagal memaksimalkan peluang.

Arsenal akhirnya memimpin setelah Dávid Hancko melanggar Viktor Gyökeres di dalam kotak penalti. Wasit langsung menunjuk titik putih, lalu Gyökeres yang dipercaya sebagai algojo sukses menaklukkan Jan Oblak lewat tendangan terarah.

Memasuki babak kedua, Atlético Madrid meningkatkan tekanan ke lini pertahanan Arsenal. Serangan tuan rumah menghasilkan penalti setelah Video Assistant Referee atau VAR melihat Benjamin White menyentuh bola dengan tangan di kotak terlarang.

Julián Álvarez yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya pada menit ke-56. Ia melepaskan tendangan keras ke sudut kiri atas dan David Raya gagal menghentikan bola, sehingga skor berubah menjadi 1-1.

Setelah gol tersebut, Atlético terus menekan pertahanan Arsenal. Antoine Griezmann hampir membawa tuan rumah berbalik unggul lewat sepakan melambung, tetapi Raya mampu menjaga gawangnya tetap aman. Kiper Arsenal itu kembali melakukan penyelamatan penting saat menggagalkan peluang Álvarez dari bola mati.

Menjelang akhir laga, Arsenal sempat memperoleh penalti kedua setelah Eberechi Eze jatuh di kotak terlarang. Namun, wasit membatalkan keputusan itu setelah meninjau tayangan ulang dan menilai kontak Hancko terlalu ringan.

Hasil imbang ini membuat persaingan menuju final tetap terbuka. Arsenal akan menjamu Atlético di leg kedua dengan modal hasil seri, sedangkan wakil Liga Spanyol itu tetap percaya diri menghadapi laga tandang.

Atlético Perkasa di Kandang

Atlético Madrid memperpanjang rekor tak terkalahkan saat menghadapi klub Inggris di kandang pada fase gugur Liga Champions. Tim asuhan Diego Simeone meraih tiga kemenangan dan empat hasil imbang dalam catatan tersebut.

Pada laga ini, Atlético Madrid juga tampil lebih agresif. Jorge Resurrección Merodio, alias Koke dan kolega menciptakan 2,22 expected goals (xG) dari 18 tembakan, sedangkan Arsenal hanya menghasilkan 1,5 xG dari 11 percobaan.

Álvarez Pecahkan Rekor

Atlético Madrid untuk pertama kalinya mencetak dan kebobolan gol penalti dalam satu pertandingan Liga Champions UEFA. Arsenal pun kini dua kali mengalami situasi yang sama di kompetisi ini.

Julián Álvarez menambah koleksi golnya menjadi 25 gol Liga Champions UEFA hanya dalam 41 pertandingan lewat penalti di laga ini.

Catatan itu menjadikan Álvarez sebagai pemain Amerika Selatan tercepat yang mencapai 25 gol di Liga Champions UEFA. Ia melampaui rekor Lionel Messi yang mencapai jumlah tersebut dalam 42 pertandingan. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *