Mataredaksi.com, BOGOR – Cagliari Calcio bangkit dan menaklukkan Unione Sportiva Lecce dalam laga pekan keempat Serie A Italia 2025/26 yang berlangsung di Stadio Ettore Giardiniero – Via del Mare, Jumat (20/9/2025) dini hari WIB. Kemenangan ini ditentukan oleh brace Andrea Belotti, yang menanggapi gol cepat Tiago Gabriel bagi Lecce di awal pertandingan.
Gol Cepat Tiago Gabriel untuk Lecce
Pertandingan baru berjalan lima menit ketika Tiago Gabriel membuka skor untuk Lecce melalui sundulan hasil umpan tendangan bebas Riccardo Sottil. Gol ini membuat Lecce memimpin sementara dan memberi tekanan pada tuan rumah.
Cagliari bereaksi dengan cepat, tetapi upaya-upaya penting dari Kialonda Gaspar dan Sebastiano Esposito mengenai mistar gawang, sementara Belotti gagal mengonversi peluang awalnya menjadi gol. Penjaga gawang Lecce, Wladimiro Falcone, melakukan beberapa penyelamatan penting sehingga skor tetap 0-1 hingga menit ke-33.
Belotti Samakan Skor
Cagliari akhirnya menemukan gol penyeimbang di menit ke-33. Umpan vertikal Michael Folorunsho untuk Marco Palestra membuka ruang bagi Andrea Belotti, yang dengan tenang menaklukkan Falcone untuk gol 1-1.
Gol ini menandai gol pertama Belotti untuk Cagliari dan menjadi penyelamat tim dari kekalahan dini.
Babak Kedua: Belotti Putuskan Pertandingan
Memasuki babak kedua, Lecce tampil agresif dengan beberapa peluang emas dari Elia Caprile dan Tete Morente. Namun, serangan mereka digagalkan, termasuk sundulan yang membentur mistar gawang.
Puncaknya datang pada menit ke-69. Wasit menunjuk titik putih setelah Belotti dilanggar di kotak penalti, dan sang striker dengan tenang mengeksekusi penalti untuk membuat Cagliari unggul 2-1. Ini adalah penjepit pertama Belotti sejak Juni 2024 saat ia mencetak dua gol untuk Fiorentina.
Dampak Kemenangan
Kemenangan ini membawa Cagliari ke posisi yang lebih aman di klasemen Serie A, sementara Lecce tetap menghadapi krisis performa dengan hanya satu poin dari empat laga awal.
Kemenangan comeback ini juga menjadi bukti pentingnya pengalaman dan ketenangan Belotti dalam menentukan momen krusial pertandingan. (MR-02)






