BMKG Peringati Hari Pahlawan 2025: Semangat Juang dalam Tindakan Nyata

KEPALA BMKG Teuku Faisal Fathani memberikan amanat saat memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan 2025 di halaman Kantor Pusat BMKG, Jl Angkas, Kemayoran, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Senin (10/11/2025). Upacara mengusung tema “Pahlawanku Teladanku: Semangat Juang dalam Tindakan Nyata” dan menjadi momen meneladani pengabdian para pahlawan. (Sumber foto: Dok. Humas BMKG Pusat)

Mataredaksi.com, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menggelar upacara Hari Pahlawan Nasional 2025 di Kantor Pusat BMKG, Jl. Angkasa, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (10/11/2025). Acara dimulai dengan mengheningkan cipta selama 60 detik untuk mengenang jasa para pahlawan yang gugur memperjuangkan kemerdekaan.

https://i0.wp.com/content.bmkg.go.id/wp-content/uploads/IMG_8929.jpg?ssl=1

Tema Hari Pahlawan: Pahlawanku Teladanku

Tahun ini, BMKG mengusung tema “Pahlawanku Teladanku: Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan”. Tema mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) BMKG meneladani semangat para pahlawan melalui pengabdian nyata di lingkungan kerja. Selain itu, seluruh pimpinan tinggi madya, kepala pusat, Kepala UPT, dan ASN hadir khidmat.

Inspektur Upacara dan Amanat Kepala BMKG

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, memimpin upacara. Ia menegaskan bahwa Hari Pahlawan bukan sekadar seremoni tahunan.

“Hari Pahlawan mengingatkan kita akan keberanian, pengorbanan, dan keteguhan hati para pahlawan bangsa”, ujar Faisal.

Selain itu, Faisal menjelaskan perjuangan kini berbeda dengan era pertempuran bersenjata. ASN berjuang melalui kerja berintegritas, pelayanan sepenuh hati, dan kontribusi nyata melindungi masyarakat dari bencana dan perubahan iklim.

https://i0.wp.com/content.bmkg.go.id/wp-content/uploads/IMG_8930.jpg?fit=1280%2C853&ssl=1

BMKG Melindungi Masyarakat Lewat Informasi
Faisal menekankan bahwa setiap data dan informasi cuaca, iklim, gempa bumi, serta Tsunami yang BMKG olah berfungsi menyelamatkan masyarakat.

“Mari kita jadikan Hari Pahlawan sebagai pengingat. Setiap data dan informasi yang disampaikan membantu menyelamatkan nyawa serta membangun masa depan”, tegasnya.

Selain itu, BMKG menggunakan teknologi dan sains untuk meningkatkan keselamatan publik. Hal ini menunjukkan bahwa perjuangan modern mengutamakan pengetahuan dan inovasi.

https://i0.wp.com/content.bmkg.go.id/wp-content/uploads/IMG_8947-1.jpg?ssl=1

Amanat Menteri Sosial: Tiga Teladan Pahlawan

Selanjutnya, amanat Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, menekankan “Tiga Teladan Pahlawan”. Teladan itu meliputi kesabaran menghadapi tantangan, komitmen mengutamakan kepentingan bangsa, dan pandangan jauh ke depan dalam membangun Indonesia.

“Para pahlawan mengajarkan kemerdekaan tidak jatuh dari langit. Ia lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan”, ujar Faisal saat membacakan amanat.

Selain itu, amanat menegaskan bahwa perjuangan kini dilakukan dengan ilmu pengetahuan, empati, dan pengabdian. ASN BMKG menerapkan hal ini lewat layanan publik berbasis sains dan teknologi.

https://i0.wp.com/content.bmkg.go.id/wp-content/uploads/IMG_9113.jpg?ssl=1

Duta KORPRI dan Penutup Upacara

BMKG juga memilih Duta KORPRI untuk mewakili ASN yang berkarakter, cerdas, aktif, dan mendukung kegiatan KORPRI.

Selanjutnya, upacara diakhiri dengan doa bersama. Tujuannya untuk mensyukuri perjuangan para pahlawan dan mendorong masyarakat meneruskan pengabdian dengan tulus serta tanggung jawab. (MR-07)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *