Mataredaski.com, ESSEN – Borussia Dortmund melangkah ke babak kedua DFB-Pokal setelah menyingkirkan Rot-Weiss Essen, Selasa (19/8/2025) dini hari WIB. Namun kemenangan itu diwarnai insiden cedera yang menimpa bek kanan Yan Couto di menit ke-94.
Kelsey Owusu, pemain pengganti Essen, menekel Couto dengan keras ketika pertandingan hampir usai. Tantangan itu membuat Couto terjatuh dan menggeliat kesakitan hingga harus ditandu keluar lapangan oleh tim medis.
Pelatih Dortmund Niko Kovač mengaku khawatir melihat kondisi Couto. “Dia sangat kesakitan. Itu tendangan yang cukup keras. Saya belum pernah melihat yang seperti itu sebelumnya. Dia berlipat ganda dalam kesakitan dengan es di lututnya,” ujar Kovač kepada Sky Germany.
Kovač menegaskan tim medis akan memeriksa kondisi Couto lebih lanjut pada Rabu (20/8/2025). “Saya berharap tidak ada yang patah. Tapi semua orang bisa melihat itu memar yang buruk. Owusu jelas tidak bermaksud, tapi bola sudah hilang dan tekel itu langsung ke lututnya. Itu sudah di luar batas,” katanya.
Owusu kemudian meminta maaf kepada Couto atas insiden tersebut. Namun, gelandang Essen itu justru menjadi sasaran pelecehan rasis di media sosial, fenomena yang kembali mencoreng putaran pertama DFB-Pokal musim ini. (MR-02)






