Bos Bayern München Tanggapi Kontroversi Kit Oktoberfest

SEJARAH kit Oktoberfest khusus Bayern München yang dipamerkan di Südkurve di Allianz Arena sebelum laga melawan Werder Bremen mengekspresikan protes penggemar, Sabtu (27/9/2025) dini hari WIB. (Sumber foto: ©DFL)

Mataredaksi.com, BOGOR – Bayern München sukses mengalahkan Werder Bremen 4-0, tetapi perhatian malam itu justru tertuju pada kontroversi kit Oktoberfest (satu set pakaian tradisional Jerman) baru yang dipakai tim.

Dialog Terbuka dengan Penggemar

Chief Executive Officer (CEO) Bayern München, Jan-Christian Dreesen, menegaskan bahwa klub mendengar masukan penggemar.
“Kami berdialog secara terbuka dengan para fans dan memahami kekhawatiran mereka. Topik ini sangat kami anggap serius”, ujar Dreesen.

Ia menambahkan, “Kami menyediakan kemeja merah-putih sebagai jersey rumah, tapi fans menginginkan desain berbeda. Kami akan memikirkan kemeja rumah musim depan. Penggemar berhak mengekspresikan pendapat mereka, itu bagian dari kebebasan berekspresi”.

Suara Penggemar: Identitas Klub

Sebelum pertandingan, penggemar hardcore Bayern di Südkurve menyuarakan tuntutan mereka.
“Mia san Bayern! Kami ingin baju merah-putih yang mencerminkan identitas klub dan langsung dikenali. Kemeja ini harus menyampaikan sejarah kami dan berlabuh di hati semua generasi penggemar. Kemeja ini juga harus mewakili komunitas kami sebagai pilar identitas klub”, tegas mereka.

Keseimbangan Tradisi dan Kreativitas

Kit Oktoberfest baru hadir dengan abu-abu terang, celana hitam, dan garis merah. Dreesen menekankan bahwa klub tetap menghargai masukan fans. “Kami menghargai ekspresi penggemar karena kritik mereka membantu klub menjaga tradisi sekaligus berinovasi”, tambah Dreesen.

Malam kemenangan 4-0 atas Werder Bremen tetap menyenangkan bagi tim, tetapi kontroversi kit menunjukkan bahwa kepuasan penggemar tetap menjadi prioritas Bayern München. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *