Chelsea Gasak Forest 3-0, Postecoglou Dipecat Setelah Aksi Gemilang Pedro Neto

BEK Chelsea FC, Josh Acheampong (depan) merayakan gol pembuka bersama rekan setimnya pada matchday ke-8 Liga Primer Inggris 2025/2026 melawan Nottingham Forest di Stadion City Ground, Sabtu (18/10/2025) malam WIB. The Blues menang telak 3-0 atas The Tricky Trees. (Sumber foto: X/@ChelseaFC)

Mataredaksi.com, BOGOR – Nottingham Forest Football Club resmi memecat Ange Postecoglou setelah kalah 0-3 dari Chelsea FC pada matchday kedelapan lanjutan Liga Primer Inggris di Stadion City Ground, Sabtu (18/10/2025) malam WIB. Pedro Neto menjadi bintang kemenangan lewat satu gol dan satu assist yang menutup masa kerja singkat sang pelatih di Forest.

Akhir Pahit untuk Postecoglou

Manajemen Forest langsung mengumumkan pemecatan usai laga berakhir. Klub menilai performa tim menurun drastis dan hasil yang diraih tak sesuai target.

Forest gagal menang dalam delapan pertandingan beruntun di semua ajang. Suara kecewa dari tribun semakin keras terdengar setelah tim kesulitan menuntaskan peluang emas milik Morgan Gibbs-White.

The Blues – julukan Chelsea – yang tampil tanpa Cole Palmer dan Enzo Fernández karena cedera, justru menunjukkan efisiensi tinggi dan bermain lebih tenang di babak kedua.

Neto Panaskan Laga, Acheampong Cetak Gol Perdana

Pedro Neto membuka kebuntuan pada menit ke-49 lewat umpan akurat kepada Josh Acheampong. Pemain muda itu menanduk bola masuk dan mencetak gol perdana di Liga Primer.

Beberapa menit kemudian, Neto memperbesar keunggulan lewat tembakan datar yang menembus tangan Matz Sels. Reece James menutup pesta gol The Blues dengan tendangan voli keras pada menit ke-84.

Malo Gusto sempat diusir wasit karena pelanggaran keras, namun The Pensioners (Para Purnawirawan) masih julukan Chelsea FC tetap mengontrol permainan hingga peluit akhir berbunyi.

Data dan Fakta: Akhir Era Postecoglou

Forest menelan empat kekalahan dalam lima laga terakhir. Catatan itu menjadikan Postecoglou sebagai manajer pertama dalam sejarah klub yang gagal menang di delapan laga awal musim.

Secara statistik, Forest sebenarnya lebih produktif dalam menciptakan peluang. Mereka mencatat expected goals (xG) 2,43, jauh di atas Chelsea yang hanya 1,66, tetapi penyelesaian akhir buruk membuat hasil tidak berpihak.

Sementara itu, Neto kembali membuktikan kualitasnya. Ia mencetak gol dan assist dalam satu laga Liga Primer untuk kedua kalinya, setelah pertama kali melakukannya saat menghadapi Southampton pada Februari lalu.

Sundulan Acheampong juga mencatat sejarah bagi Chelsea. Klub asal London itu menjadi satu-satunya tim yang memiliki dua pemain remaja pencetak gol musim ini, menyusul Estevão Willian yang lebih dulu membobol gawang Liverpool.

The Tricky Trees – julukan Nottingham Forest kini memperpanjang catatan tanpa gol di tiga laga kandang beruntun — situasi yang terakhir kali terjadi pada Oktober 1998.

(MR-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *