Puas dengan Performa Inter
Mataredaksi.com, BOGOR – Inter Milan memastikan tiket semifinal Coppa Italia 2025/2026 setelah menundukkan Torino FC dengan skor 2-1 pada laga perempat final, di Stadion U-Power, Monza, Kamis (5/2/2026) dini hari WIB. Gol Ange-Yoan Bonny (35′) dan Andy Diouf (47′) mengantar Nerazzurri melangkah ke fase berikutnya.
Usai pertandingan, pelatih Inter Milan, Cristian Chivu mengungkapkan kepuasannya terhadap performa tim, terutama dari segi energi dan intensitas permainan.
“Saya senang dengan apa yang ditunjukkan para pemain di lapangan, dengan energi yang mereka jaga sepanjang pertandingan, serta dengan peluang yang berhasil kami ciptakan”, ujar Chivu kepada media.
(Sumber foto: X/@Inter_Xtra)
Inter Tetap Terkontrol di Akhir Laga
Chivu mengakui tekanan Torino meningkat setelah skor berubah menjadi 2-1. Namun, ia menilai timnya mampu mengelola situasi dengan baik hingga laga berakhir.
“Wajar jika intensitas sedikit menurun di menit akhir. Setelah memperkecil ketertinggalan, lawan merasa memiliki peluang dan menaikkan tekanan. Meski begitu, saya tidak melihat mereka menciptakan masalah besar bagi kami”, katanya.
Pelatih asal Rumania itu menegaskan bahwa hasil akhir menjadi fokus utama dalam laga sistem gugur seperti Coppa Italia. “Kami senang dengan kemenangan ini dan dengan lolos ke babak berikutnya. Pada akhirnya, tujuan kami tercapai”, tambahnya.
Selebrasi Gol – Andy Diouf gelandang FC Inter Milan (#17) melakukan selebrasi setelah mencetak gol kedua timnya pada pertandingan Quarter-Final Coppa Italia 2025/2026 menghadapi Torino FC, di Stadion U-Power, Monza, Italia, Kamis (5/2/2026) dini hari WIB. (Sumber foto: X/@Inter_Xtra)
Fondasi Tim dan Ambisi Kompetitif
Chivu menegaskan, Inter Milan ingin terus bersaing di semua kompetisi dengan melanjutkan fondasi kuat yang telah dibangun dalam beberapa musim terakhir.
“Kami ingin tetap kompetitif dan melanjutkan pekerjaan baik yang sudah dilakukan sejauh ini. Kami melangkah dengan keyakinan, melalui kerja keras, dan terus berusaha meningkatkan performa karena selalu ada ruang untuk berkembang”, jelasnya.
Menurut Chivu, laga melawan tim berjuluk Il Toro (Banteng) menuntut kesiapan fisik tinggi. Karena itu, pemilihan pemain disesuaikan dengan kondisi energi serta padatnya jadwal pertandingan.
“Ini laga yang menguras tenaga dan membutuhkan intensitas tinggi. Kami memilih pemain berdasarkan kondisi fisik terbaik hari ini, sekaligus mempertimbangkan pengelolaan jadwal Januari dan tantangan pada Februari”, ungkapnya.
(Sumber foto:Marco Luzzani/Getty Images)
Apresiasi untuk Pemain Muda Inter
Chivu turut memberikan pujian kepada para pemain muda yang mendapat kesempatan tampil bersama tim utama. Ia menyebut kontribusi mereka sebagai hasil kerja panjang sektor akademi.
“Saya ingin memberi selamat kepada Cocchi dan Kamate, serta seluruh sektor pembinaan. Saya juga bisa menyebut Bovo, Berenbruch, Topalovic, dan Alexiou yang berada di bangku cadangan. Semua ini tidak lepas dari kerja bagus para pelatih, termasuk Stefano Vecchi di tim U-23”, ujarnya.
Fokus Kerja, Bukan Obsesi
Terkait bursa transfer dan ambisi klub, Chivu menegaskan Inter tetap fokus pada proses dan kerja tim sepanjang musim. “Tim dan pelatih selalu bisa berkembang, terlepas dari dinamika bursa transfer. Kami memiliki skuad yang kuat dan fokus untuk terus bersaing langkah demi langkah”, katanya.
Mencetak Gol – Sandro Kulenović (#17) penyerang Torino mencetak gol timnya selama pertandingan perempat final Coppa Italia 2025/2026 melawan Inter Milan, di Stadion U-Power, di Monza, pada Kamis (5/2/2026) dini hari WIB. (Sumber foto: Marco Luzzani/Getty Images)
Ia menutup pernyataannya dengan menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara ambisi dan realitas. “Ambisi sangat penting di klub seperti Inter, tetapi ambisi tidak boleh berubah menjadi obsesi. Kami mengambil satu pertandingan demi satu pertandingan. Tim ini memiliki energi dan kualitas untuk selalu merespons”, pungkas Chivu. (MR-03)






