Mataredaksi.com, BOGOR – Manajer Antonio Conte menyoroti peningkatan pesat Rasmus Højlund setelah kemenangan 2-0 Napoli atas Cremonese pada pekan ke-16 Serie A 2025/2026 di Stadion Giovanni Zini, Minggu (28/12/2025) malam WIB. Meski tim menutup 2025 dengan prestasi luar biasa, Conte menegaskan Partenopei belum berada pada level yang sama dengan Juventus, Inter, dan AC Milan.
Højlund Jadi Bintang Pertandingan
Rasmus Højlund tampil gemilang di Cremona, mencetak kedua gol Napoli dan hampir meraih hat-trick. Vanja Milinković-Savić jarang melakukan penyelamatan karena tekanan lawan minim. Penyerang muda ini beberapa kali mengancam gawang lewat peluang rebound dan tembakan jarak jauh, menegaskan perannya sebagai kunci keberhasilan lini depan Partenopei.

Conte Puji Tahun 2025 Napoli
Conte menekankan keberhasilan tim sepanjang 2025. “Kami merayakan Scudetto dan Supercoppa. Mengalahkan Milan, Inter, dan Bologna di turnamen itu juga istimewa. Perayaan di Naples berbeda dari tempat lain. Kami ingin tetap dekat dengan puncak Serie A.” Ia menambahkan, meski menghadapi cedera pemain utama, tim tetap berani menghadapi tantangan dan ingin membuat penggemar bangga.
Absensi Pemain dan Penyesuaian Taktik
Beberapa pemain absen, termasuk Romelu Lukaku, Sam Beukema, Mathias Olivera, André-Frank Zambo Anguissa, Billy Gilmour, Alex Meret, dan Kevin De Bruyne. Kekurangan alternatif di lini tengah membuat Conte merombak taktik menjadi formasi 3-4-2-1. “Jika tidak ada jalan, kami harus membangunnya sendiri,” kata pelatih, menekankan pentingnya kesabaran menghadapi cedera serius.
Perkembangan Højlund

Højlund mencetak lebih banyak gol untuk Napoli dibanding musim lalu di Manchester United. Conte memuji, “Dia baru 22 tahun. Sejak bergabung, ia mulai memahami posisi yang tepat, kapan mempertahankan bola, kapan maju atau mundur. Dia terhubung baik dengan tim dan memiliki margin besar untuk perbaikan. Jika terus bekerja keras, ia bisa menjadi striker dominan”.
Napoli Belum Siap Jadi Kekuatan Dominan
Antonio Conte menegaskan Napoli belum berada di level yang sama dengan Juventus, Inter, dan AC Milan. “Kami baru memulai perjalanan ini. Infrastruktur klub belum sepenuhnya siap, sementara Juventus, Inter, dan Milan memiliki struktur lebih matang dan kekuatan finansial lebih besar”, ujarnya.
Makna Menang Trofi di Luar Grup
Conte menekankan pentingnya pencapaian tim meski masih ada kesenjangan. “Menang trofi di luar grup itu menunjukkan sesuatu yang luar biasa. Kami harus menghargai setiap prestasi, karena hal itu membuktikan kerja keras tim”, kata Conte.
Menjembatani Kesenjangan dengan Kerja Keras
Pelatih Italia itu menambahkan, Napoli terus berupaya mengejar ketertinggalan dengan latihan dan dedikasi. “Kami terus menjembatani kesenjangan dengan kerja keras. Celah antara kami dan klub top tetap nyata, jadi kesabaran dan disiplin menjadi kunci menghadapi persaingan”, jelasnya.
Fokus pada Ambisi Tim
Dedikasi dan kerja keras tetap menjadi faktor utama keberhasilan tim. Setiap kemenangan memberi pengalaman berharga bagi seluruh skuad, terutama pemain muda. Conte menekankan, “Pengalaman di lapangan membentuk mental pemain, dan setiap kemenangan menambah kepercayaan diri seluruh tim”.
Harapan untuk Musim Berikutnya
Conte menargetkan Napoli menutup musim 2026 dengan performa konsisten di Serie A. Ia berharap tim dapat bersaing dengan klub top Italia, menambah prestasi internasional, dan membina pemain muda agar siap menghadapi tekanan tinggi. “Dedikasi, latihan keras, dan semangat juang akan membawa Napoli semakin dekat dengan level terbaik”, tutup Conte. (MR-03)






