Dominasi Nerazzurri di San Siro
Mataredaksi.com, BOGOR – Cristian Chivu menegaskan bahwa meski Inter Milan membantai Como 1907 dengan skor 4-0, Minggu (7/12/2025) dini hari WIB di Stadion Giesseppe Meazza, San Siro, performa timnya masih bisa ditingkatkan. Menurut mantan bek internasional Rumania itu, kemenangan telak ini tidak membuatnya puas sepenuhnya. Inter Milan memiliki potensi untuk bermain lebih baik di setiap aspek permainan.
Como 1907 menjadi ujian serius. Sebelum laga, I Latriani hanya terpaut tiga poin di bawah Inter Milan dan tak terkalahkan dalam 11 pertandingan Serie A. Pertahanan kokoh tim tamu membuat hasil 4-0 Inerazzurri semakin impresif. Gol dicetak Lautaro Martínez sejak awal, kemudian Marcus Thuram, Hakan Çalhanoğlu, dan Carlos Augusto setelah restart babak kedua.

Evaluasi dan Kontrol Permainan
Chivu menekankan bahwa kemenangan ini harus menjadi bahan evaluasi. “Kami bisa melakukan jauh lebih baik”, kata Chivu kepada DAZN Italia. “Babak pertama sedikit ingar-bingar. Kami menggunakan banyak energi untuk menekan tinggi. Itu menunjukkan agresi dan kualitas, tapi kami harus tetap tenang dan memindahkan bola lebih efisien”.
Dia menjelaskan pentingnya kesabaran memanfaatkan momen ketika Como 1907 membuat kesalahan atau terlalu fokus pada man-marking. “Kami perlu menemukan gerakan tepat dan memanfaatkan setiap peluang dengan sabar. Babak kedua, kami lebih tenang, menunggu mereka mengoper, lalu mengambil alih kendali tempo”.
Peran Pemain dan Budaya Tim

Peran pemain seperti Luis Henrique yang tampil konsisten selama tiga pertandingan berturut-turut mendapat sorotan Chivu. “Semua 22 pemain outfield, ditambah kiper dan pemain dari tim U-23, memiliki dampak besar bagi Inter. Kesabaran dan bimbingan pemain berpengalaman membantu mereka beradaptasi”.
Chivu juga menekankan pentingnya membangun budaya tim yang kuat. Ia mendorong pemain mengerti arti menjadi Interista sejati, dan bagaimana pengalaman serta antusiasme bisa menular ke seluruh skuat.
“Saya menikmati bekerja dengan tim ini, memberikan energi, dan menunjukkan apa artinya bermain untuk Inter. Ini bukan sekadar menang, tetapi membangun karakter dan mentalitas pemenang”.
Fokus pada Tim, Bukan Rival

Chivu juga menegaskan fokusnya pada tim, bukan persaingan dengan mantan calon pelatih Simone Inzaghi atau Como 1907, melainkan meningkatkan performa tim sendiri.
“Ini untuk berita utama surat kabar, tapi saya fokus pada tim saya dan apa yang perlu kami lakukan untuk berkembang. Yang penting adalah semangat, antusiasme, dan menularkan pengalaman kepada pemain lain”.
Kedalaman Skuad dan Puncak Klasemen
Kemenangan 4-0 ini menunjukkan kedalaman skuad Inter. Kombinasi starter, pengganti, dan pemain muda dari tim U-23 memberikan kontribusi nyata. Chivu menekankan semua pemain, termasuk mereka yang baru beradaptasi dengan liga, memiliki peran penting untuk menjaga intensitas dan kualitas permainan selama 90 menit.

Dengan kemenangan ini, Inter sementara memimpin klasemen Serie A, menunggu hasil AC Milan, Napoli, dan AS Roma. Chivu tetap menekankan konsistensi, kerendahan hati, dan kerja sama tim sebagai kunci agar Nerazzurri tetap menjadi pesaing utama gelar musim ini. (MR-03)






