Daegu FC Terpuruk, Kim Byung-soo Butuh 5 Kemenangan untuk Selamat

PELATIH Daegu FC, Kim Byung-soo, saat mendampingi timnya melawan Barcelona, di Stadion Daegu, Korea Selatan, Senin (4/8/2025) malam WIB. Ia menuntut lima kemenangan dari sembilan laga tersisa demi selamat dari degradasi. (Sumber Foto: Chosunbiz)

Mataredaksi.com, DAEGU – Daegu FC kembali gagal meraih hasil positif usai kalah telak 0-5 dari Barcelona dalam laga uji coba di Stadion Daegu, Senin (4/8/2025) malam WIB. Hasil itu memperpanjang tren buruk mereka menjadi 14 pertandingan tanpa kemenangan.

Barcelona Terlalu Tangguh

Daegu sempat menurunkan sejumlah pemain utama seperti Sejingya dan Giovanni. Namun, permainan cepat dan efektif Barcelona membuat tim Korea Selatan itu kesulitan sejak awal laga. Tim asal Catalan menguasai permainan dan menyelesaikan tur Asia mereka dengan kemenangan besar, setelah sebelumnya mengalahkan FC Seoul 7-3.

Pelatih Kim Byung-soo tetap menyambut positif laga ini. “Saya senang bisa menghadapi tim kelas dunia. Barcelona bermain cepat dan agresif. Yang paling mengesankan adalah kemampuan mereka merebut bola kembali dan langsung transisi ke bertahan. Itu jadi pengalaman bagus untuk para pemain kami”, ujarnya.

Kondisi Sejingya Jadi Sorotan

Kim mengaku khawatir dengan kondisi fisik Sejingya, yang tetap dimainkan dalam laga ini.
“Karena ini pertandingan di depan pendukung sendiri, kami tidak bisa tampil setengah hati. Tapi saya tetap menjaga stamina Sejingya sebisa mungkin”, katanya.

Tertahan di Dasar Klasemen

Saat ini Daegu menempati posisi juru kunci klasemen K League 1. Mereka baru mengantongi 14 poin dari 24 laga, hasil dari 3 kemenangan, 5 imbang, dan 16 kekalahan. Daegu tertinggal 13 poin dari Anyang yang berada satu tingkat di atas zona degradasi.

Kim menyadari situasi semakin genting. “Kami punya sembilan pertandingan tersisa. Setidaknya kami butuh lima kemenangan untuk selamat”, ucapnya.

Ia menegaskan bahwa pendekatan bertahan tidak cukup. “Formasi baru mungkin tak menjamin kemenangan, tapi bisa memberi harapan. Ini saatnya mengambil risiko”, lanjut Kim.

Seruan untuk Bangkit

Kim menutup pernyataannya dengan ajakan bagi para pemain agar tetap berjuang. “Kami harus membangun suasana yang mendorong pemain bekerja lebih keras. Ini masa yang sulit, tapi kami tidak boleh menyerah”, imbuhnya. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *