“Kekalahan ini baik untuk kami, untuk musim depan. Kami harus rendah hati (tawaduk). Kami adalah tim termuda dalam kompetisi. Memang benar bahwa kami kalah di final, tetapi saya bangga dengan tim. Dan selamat kepada Chelsea, mereka pantas atas kemenangan mereka”
Mataredaksi.com, Amerika Serikat – Taktik Paris Saint-Germain jadi bumerang di tengah keunggulan taktik Chelsea Football Club oleh Vincenzo ‘Enzo’ Maresca.
Klub London tersebut mengalahkan juara Liga Champions dengan kemenangan 3-0 dalam final Piala Dunia Antarklub FIFA 2025, di Stadion MetLife di East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat.
Presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi menyatakan, bahwa kekalahan ini tidak mengurangi musim luar biasa yang mereka miliki, sebaliknya, membuat “Les Parisiens” lebih bertekad dan termotivasi untuk kampanye musim mendatang.
Presiden klub Prancis menghindari perkelahian, setelah pertandingan dan sebaliknya memusatkan perhatian pada kampanye sukses tim musim ini.
Klub Paris akhirnya mampu meraih Liga Champions – impian klub sejak diambil alih oleh Qatar pada 2011. Pemilik PSG merenungkan, perjalanan mereka dan percaya kekalahan ini hanya akan membuat klub memenangkan lebih banyak trofi musim depan.
Dalam konferensi pers pasca pertandingan, Al-Khelaifi mengatakan: “Kami bisa sangat bangga dengan apa yang telah kami capai musim ini. Kami ingin memenangkan Piala Dunia Klub ini, tetapi itu sulit”.
“Para pemain telah memberikan segalanya. Mereka lelah. Kami memiliki musim yang hebat, yang terbaik dalam sejarah klub. Kami bangga dengan para pemain dan staf”, ucapnya.
Dia juga mengungkapkan pandangannya tentang kekalahan PSG di final, Ketua BeIN Media Group dan Qatar Sports Investments mengatakan:
“Kekalahan ini baik untuk kami, untuk musim depan. Kami harus rendah hati (tawaduk). Kami adalah tim termuda dalam kompetisi. Memang benar bahwa kami kalah di final, tetapi saya bangga dengan tim. Dan selamat kepada Chelsea, mereka pantas atas kemenangan mereka”.
Klub asal Paris ini kembali berpeluang meraih trofi musim ini. Klub ‘Orang Paris’ ini akan menghadapi juara Liga Eropa UEFA, Tottenham Hotspur, di Piala Super UEFA, di Stadion Friuli, Italia, pada Kamis (14/8/2025) dini hari WIB, mendatang.
Namun, Pelatih kepala PSG, Luis Enrique berpotensi menghadapi larangan bertanding setelah mendorong wajah João Pedro dalam perkelahian pasca pertandingan. (MR-1)






