El Khannouss Nikmati Gol Perdana, Stuttgart Tunjukkan Karakter

BILAL El Khannouss merayakan gol pertamanya di Bundesliga untuk VfB Stuttgart saat mengalahkan FC St. Pauli 2-0 pada Spieltag keempat Bundesliga 2025/2026, di Stadion MHPArena, Sabtu (20/9/2025) dini hari WIB. Pemain muda asal Maroko ini merayakan golnya menghadap ke tribun penonton, di mana keluarganya juga hadir menyaksikan secara langsung. (Sumber foto: X/@14Footbaall)

Mataredaksi.com, BOGOR – Bilal El Khannouss menyebut gol pertamanya di Bundesliga sebagai momen “sangat istimewa” di malam ketika VfB Stuttgart membalas kritik dan memuaskan para pendukung mereka.

Bagi Stuttgart, kemenangan 2-0 atas FC St. Pauli lebih tentang karakter dan semangat tim dibandingkan sekadar poin, menyusul kekalahan telak pekan lalu melawan SC Freiburg.

El Khannouss, gelandang Maroko berusia 21 tahun, memuji atmosfer MHPArena dan dukungan penggemar: “Kami senang dengan kemenangan ini. Kami menunjukkan semangat juang yang luar biasa, berjuang bersama-sama, dan jauh lebih tenang saat menguasai bola”, ujarnya.

Golnya datang di menit ke-49, menyelesaikan pergerakan tim dengan tendangan kaki kiri ke sudut gawang. “Sangat istimewa. Saya berharap ini menjadi gol pertama dari banyak momen lainnya”, tambahnya, sambil menyoroti kehadiran keluarga di stadion.

Ia juga memberikan penghormatan kepada para pendukung Stuttgart yang meneriakkan namanya sepanjang malam: “Ini kompetisi yang bagus (Bundesliga) untuk pemain muda seperti saya, dan sebuah mimpi untuk bermain di stadion seperti itu. Kami berterima kasih kepada para penggemar atas atmosfernya malam ini”.

James Sands Akui St. Pauli Kesulitan

Di kubu tim tamu, James Sands mengakui bahwa FC St. Pauli “berjuang” di berbagai aspek fundamental selama pertandingan. “Kami kalah dalam banyak duel. Ketika menghadapi tim bagus, eksekusi teknis harus lebih baik, tapi kami tidak bisa menyatukannya di sepertiga akhir”, kata gelandang bertahan itu.

Sands memuji kiper Nikola Vasilj atas penyelamatan penalti Angelo Stiller, namun menekankan bahwa timnya tidak bisa bergantung pada kiper di setiap pertandingan: “Sungguh luar biasa, tapi kami tidak bisa berharap dia menyelamatkan kami di setiap pertandingan”.

Meski kekalahan terasa pahit, Sands menegaskan ekspektasi tim tetap tinggi:

“Selalu mengecewakan, tapi sebagai tim, kami punya standar berbeda dan yakin akan hal itu”.

Dampak Kemenangan Stuttgart

Kemenangan ini meringankan tekanan yang meningkat setelah kekalahan melawan SC Freiburg, sekaligus memberikan dorongan moral bagi Stuttgart menjelang laga-laga berikutnya. FC St. Pauli, sebaliknya, harus merenungkan performa mereka dan belajar dari malam penuh perjuangan ini. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *