Mataredaksi.com, BOGOR – Futbol Club Barcelona memastikan tiket otomatis ke babak 16 besar Liga Champions UEFA 2025/2026, setelah menundukkan FC Copenhagen dengan skor 4-1 pada laga pamungkas League Phase. Bermain di Stadion Camp Nou, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB, tim asuhan Hansi Flick bangkit dari ketertinggalan satu gol lewat performa impresif di babak kedua.
Kemenangan ini mengantarkan Barcelona finis di posisi kelima klasemen fase liga, sekaligus mengamankan tempat di delapan besar dan lolos langsung ke fase gugur tanpa melalui play-off.
Copenhagen Mengejutkan di Awal Laga
Barcelona justru memulai laga dengan tekanan. Camp Nou terdiam pada menit keempat ketika Mohamed Elyounoussi mengirim umpan matang kepada Viktor Daðason. Penyerang The Lions – julukan FC Copenhagen – itu dengan tenang menaklukkan Joan García dan membawa tim tamu unggul lebih dulu.
(Sumber foto: X/@FCBarcelona)
Barça mencoba merespons cepat. Robert Lewandowski hampir menyamakan kedudukan pada menit ke-10 setelah memanfaatkan kesalahan Junnosuke Suzuki. Namun, Dominik Kotarski tampil sigap di bawah mistar Copenhagen. Hingga turun minum, Barcelona mendominasi penguasaan bola tetapi kesulitan membongkar rapatnya lini belakang lawan.
Yamal Jadi Motor Kebangkitan
Situasi berubah drastis selepas jeda. Barcelona hanya membutuhkan tiga menit untuk menyamakan skor. Dani Olmo melepaskan umpan terobosan yang membelah pertahanan Copenhagen. Lamine Yamal berlari menyambut bola sebelum mengirimkan assist kepada Lewandowski, yang mencetak gol dari jarak dekat.
Momentum sepenuhnya berpihak kepada tuan rumah. Pada menit ke-60, Yamal kembali menjadi aktor utama. Tembakannya dari sisi kanan membentur Pantelis Hatzidiakos dan berbelok masuk ke gawang, membalikkan keadaan menjadi 2-1.
(Sumber foto: X/@FCBarcelona)
Barcelona Mengunci Kemenangan
Barcelona terus menekan pertahanan Copenhagen. Raphinha memperlebar keunggulan lewat eksekusi penalti setelah Lewandowski dilanggar di kotak terlarang. Pada menit ke-85, Marcus Rashford menutup pesta gol dengan tendangan bebas akurat yang meluncur ke sudut gawang.
Empat gol di babak kedua menegaskan dominasi Barcelona, sekaligus memperlihatkan kedalaman kualitas skuad Flick saat menghadapi tekanan.
Analisis Data: Rekor Yamal dan Dominasi Barcelona
Barcelona menunjukkan dominasi penuh melalui data pertandingan. Tim tuan rumah melepaskan 28 tembakan dan membukukan expected goals (xG) 3,05. FC Copenhagen hanya mampu mencatat enam percobaan dengan xG 1,06.
(Sumber foto: X/@FCBarcelona)
Lamine Yamal menjadi pusat perhatian. Pemain berusia 18 tahun itu kini mengoleksi delapan assist di Liga Champions. Catatan tersebut menjadi yang terbanyak sepanjang sejarah kompetisi untuk pemain remaja, melewati rekor Kylian Mbappé. Yamal juga kembali mencatatkan gol dan assist dalam satu laga Liga Champions, untuk ketiga kalinya sepanjang kariernya.
Hasil ini meningkatkan kepercayaan diri Barcelona jelang babak 16 besar. Blaugrana berpeluang menghadapi Paris Saint-Germain, Newcastle United, AS Monaco FC, atau Qarabağ FK, menunggu hasil undian fase gugur. (MR-01)






