Gattuso Atasi Kesalahan Italia dalam Kemenangan atas Estonia

Menang di laga ketujuh Grup I Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 zona Eropa

PELATIH Italia Gennaro Gattuso melambaikan tangan ke arah penonton setelah kemenangan 3-1 atas Estonia, di Stadion Lilleküla, Tallinn, pada laga ketujuh Grup I Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026, Minggu (12/10/2025) dini hari WIB. Azzurri menang krusial 3-1 atas Sinisärgid. (Sumber foto: X/@XtraAzzurri)

Mataredaksi.com, BOGOR – Tim nasional Italia menciptakan ruang bernapas antara mereka dan Israel di Grup I kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 zona Eropa setelah mengalahkan Estonia 3-1 pada matchday ketujuh, di Stadion Lilleküla, Tallinn, Minggu (12/10/2025) dini hari WIB.

Awal Sempurna di Era Gattuso

Gennaro Gattuso tak mau terlalu memikirkan kesalahan anak asuhnya. Meski sempat gagal penalti dan kebobolan di menit akhir, Italia tetap menunjukkan progres positif.

Mateo Retegui sempat gagal mengeksekusi penalti sebelum menebusnya dengan gol. Sementara itu, Gianluigi Donnarumma melakukan kesalahan yang membuat Estonia mencetak gol hiburan. Namun, kemenangan ini memperpanjang tren positif Azzurri di bawah Gattuso — mencetak 13 gol hanya dalam tiga pertandingan.

Pesan Gattuso untuk Timnya

Kemenangan membuat Italia kini terpaut enam poin dari pemimpin klasemen Grup I, Norwegia, dengan satu laga tersisa sebelum menghadapi Israel. Allenatore berumur 47 tahun ini meminta para pemainnya tidak terlena.

“Kami punya misi, yaitu berkembang pertandingan demi pertandingan, tetap bersama dan bekerja keras, lalu membangun kepercayaan diri kami”, kata Gennarro Gattuso.

“Ketika saya melihat semangat ini, kami mungkin melakukan beberapa kesalahan, namun saya tetap sangat senang dengan performanya”, lanjut legenda AC Milan ini.

Ia juga menegaskan pentingnya fokus dan ketenangan dalam menghadapi tekanan. “Kesalahan yang dilakukan Gigio hanya sesaat. Saya jarang melihat tim mana pun mendominasi sepenuhnya selama 90 menit. Bahkan, itu bisa membantu kami mengingat pentingnya fokus”, ucapnya.

Kean Cedera, Pio Esposito Jadi Solusi

Moise Kean membuka keunggulan Italia di menit ke-4 tetapi harus diganti setelah mengalami cedera pergelangan kaki. Gattuso berharap cedera itu tidak serius.

“Kita lihat saja nanti, pergelangan kakinya terasa sakit dan kami berharap tidak ada masalah serius, karena kami membutuhkan semua pemain. Setidaknya, baguslah Pio (Esposito) masuk dan mencetak gol”, ujar Gattuso.

Kean kini menjadi pemain keempat dalam sejarah Italia yang mencetak empat gol berturut-turut di kualifikasi Piala Dunia FIFA — sejajar dengan Luigi Riva (lima, 1968-1972), Roberto Bettega (empat, 1976-1977) dan Filippo Inzaghi (empat, 2000-2001).

Fokus ke Laga Penentuan

Italia dipastikan tak akan bisa menyalip Norwegia meski menyapu bersih sisa tiga laga, karena selisih gol terlalu jauh (+26 milik Norwegia berbanding +7 Italia). Namun, Gattuso tetap menargetkan kemenangan demi mempersiapkan diri ke babak play-off dengan tenang.

“Yang penting adalah menciptakan peluang. Anda bisa melewatkannya atau gagal penalti, tapi yang penting adalah terus menekan”, pungkasnya. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *