Hasil Premier League 2025/2026 | Tottenham 2-2 Manchester United: Sundulan De Ligt Selamatkan Poin

MATTHIJS de Ligt mencetak gol sundulan ke pojok gawang Guglielmo Vicario untuk menyelamatkan Manchester United dari kekalahan pada matchday ke-11 lanjutan Liga Primer Inggris 2025/2026 atas Tottenham Hotspur, Sabtu (8/11/2025) malam WIB di Stadion Tottenham Hotspur, London. The Lilywhites dan The Red Devils harus puas berbagi poin satu hasil dari imbang 2-2. (Sumber foto: X/@ManUtd)

Mataredaksi.com, BOGOR – Tottenham Hotspur harus puas berbagi poin dengan Manchester United setelah pertandingan dramatis pekan ke-11 lanjutan Liga Primer Inggris 2025/2026 yang berakhir imbang 2-2 di Stadion Tottenham Hotspur, London, Sabtu (8/11/2025) malam WIB.

Gol telat Richarlison sempat memberi tuan rumah keunggulan, namun Matthijs de Ligt memastikan satu poin untuk United di detik-detik akhir.

https://i.dailymail.co.uk/1s/2025/11/08/13/1762607651485_wide_galleryImage_Manchester_United_s_Dutch.JPG

United Unggul dari Kesalahan Spurs

Manchester United memimpin lebih dulu pada menit ke-32 melalui Bryan Mbeumo, memanfaatkan kesalahan pertahanan Tottenham. The Spurs kesulitan menembus pertahanan lawan, meski memiliki beberapa peluang, termasuk dari Richarlison yang gagal maksimal memanfaatkan sundulan bebas.

Peter Crouch mantan striker Stoke City menyoroti, “Mbeumo bisa dibilang pemain terbaik United sejauh ini, meski posisinya tidak biasa”. Spurs terlihat kesulitan membangun serangan dari lini tengah yang rapat, sementara United menunjukkan kontrol permainan yang stabil.

https://i.dailymail.co.uk/1s/2025/11/08/14/1762612397399_wide_galleryImage_Manchester_United_s_Dutch.JPG

Substitusi Frank Ubah Momentum

Thomas Frank membuat beberapa perubahan penting di babak kedua. Masuknya Mathys Tel membawa energi baru; pemain muda itu sukses menyamakan skor 1-1 pada menit ke-84 dengan sundulan akurat dari bola hasil umpan De Ligt.

Tak lama setelah itu, Richarlison membawa The Spurs unggul 2-1 melalui sundulan cepat dari umpan Wilson Odobert pada menit ke-90+1. Namun, kegembiraan tuan rumah tak bertahan lama; De Ligt menyundul bola ke sudut atas gawang pada menit ke-90+6, memastikan satu poin bagi Spurs.

Reaksi Pelatih dan Pemain

https://i.dailymail.co.uk/1s/2025/11/08/11/1762600028111_wide_galleryImage_FILE_PHOTO_Soccer_Footbal.JPG

Pelatih Tottenham Thomas Frank menekankan aspek positif dari babak kedua. “Kami tetap pada rencana permainan, struktur, dan percaya pada strategi kami. Reaksi pemain di babak kedua sangat positif”, ujarnya.

Sementara Pelatih Manchester United, Ruben Amorim menyoroti pentingnya kontrol tim dan pemanfaatan detail kecil. “Kami harus mengendalikan cedera dan mempersiapkan setiap pertandingan dengan matang”, kata Amorim.

https://i.dailymail.co.uk/1s/2025/11/08/11/1762600188494_wide_galleryImage__FILES_Manchester_United_.JPG

Matthijs de Ligt

Bek tengah The Red Devils itu menyatakan kebanggaannya dengan performa tim. “Kami pantas mendapatkan lebih dari satu poin. Kami stabil dan berbahaya, meski bermain dengan sepuluh orang”, kata De Ligt.

Micky van de Ven

Bek Tottenham Hotspur dinobatkan sebagai man of the match berkat penyelamatan penting dan performa konsisten di lini belakang.

Analisis Statistik

  • Manchester United: 11,6 peluang per pertandingan, xG 2,15

  • Tottenham Hotspur: 7,1 peluang per pertandingan, xG 1,24

‘Setan Merah’ unggul dalam metrik peluang dan xG, tetapi The Lilywhites lebih unggul dalam determinasi dan momen krusial berkat perubahan taktis Thomas Frank.

https://i.dailymail.co.uk/1s/2025/11/08/12/1762605425327_wide_galleryImage_LONDON_ENGLAND_NOVEMBER_0.JPG

Catatan Tambahan

  • Tottenham: 3 kemenangan dari 20 laga kandang terakhir di Liga Primer Inggris.

  • Manchester United: Lima laga tak terkalahkan di Liga Primer Inggris.

  • Gol De Ligt di menit terakhir menunjukkan nilai penting pemain bertahan dalam serangan balik dan set-piece.

Kesimpulan

Pertandingan ini menyoroti betapa pentingnya perubahan taktis dan kesigapan pemain pengganti. Spurs menunjukkan semangat juang, sementara United tetap kuat secara fisik dan mental. Drama di menit terakhir menegaskan bahwa Liga Premier selalu penuh kejutan, bahkan di detik-detik akhir. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *