Mataredaksi.com, BOGOR – Football Club Inter Milan mempertahankan rekor sempurna mereka di Liga Champions UEFA 2025/2026, setelah menang tipis 2-1 atas FC Kairat Almaty pada pertandingan keempat Phase League, di Stadion Giuseppe Meazza, San Siro, Italia, Kamis (6/11/2025) dini hari WIB.
Dengan hasil ini, Nerazzurri membukukan empat kemenangan beruntun dan mempertegas dominasi mereka di kompetisi Eropa musim ini.
Awal Dominan, Lautaro Buka Keunggulan
Sejak menit pertama, Inter langsung mengambil inisiatif serangan. Federico Dimarco membuka peluang melalui sepakan jarak jauh yang berhasil ditepis Temirlan Anarbekov. Bola liar sempat disambar Lautaro Martínez, tetapi Egor Sorokin menyapu bola tepat di garis gawang.
Tak berhenti di situ, tekanan Inter terus mengalir. Francesco Pio Esposito dan Piotr Zieliński juga mendapat kesempatan, namun penyelesaian akhir mereka masih belum tajam.
Menjelang turun minum, Inter akhirnya memecah kebuntuan. Lautaro memanfaatkan kemelut di depan gawang dan menuntaskannya dengan tembakan jarak dekat. Gol tersebut membuat Inter unggul 1–0 sekaligus mengembalikan kepercayaan diri tim.
Kairat Balas, Augusto Jadi Penentu
Selepas jeda, pelatih Cristian Chivu mengganti Lautaro untuk memberi menit bermain kepada Ange-Yoan Bonny. Perubahan itu membuat ritme pertandingan berubah drastis. Kairat mulai berani menekan tinggi dan menembus pertahanan Inter.
Tekanan itu berbuah hasil. Dari situasi sepak pojok, Ofri Arad menanduk bola ke gawang Yann Sommer dan menyamakan kedudukan 1–1. Gol tersebut menjadi yang pertama bersarang ke gawang Inter sepanjang musim Eropa tahun ini.
Namun, Inter segera bangkit. Mereka meningkatkan intensitas serangan dan kembali menekan pertahanan Kairat. Hasilnya datang pada menit ke-67 ketika Esposito mengontrol bola di depan kotak penalti dan mengoper ke Carlos Augusto.
Dengan tenang, bek asal Brasil itu melepaskan tembakan mendatar yang tak mampu dijangkau Anarbekov. Gol ini memastikan kemenangan 2–1 untuk Inter Milan.
Chivu Akui Tim Belum Sempurna
Setelah pertandingan, Cristian Chivu menilai performa timnya masih belum konsisten. “Kami butuh waktu untuk menembus pertahanan lawan. Saya bertanggung jawab karena tim belum menunjukkan mentalitas yang tepat sejak awal”, ujarnya kepada Sky Sport Italia.
Menurut Chivu, para pemain terlalu berhati-hati setelah unggul. “Kami harus lebih berani mengambil keputusan. Saat sudah memimpin, kami justru mengoper terlalu banyak di belakang”, katanya.
Ia juga menegaskan bahwa tim harus terus berkembang. “Kami tidak boleh puas hanya karena menang. Saya ingin tim ini menjaga intensitas di setiap pertandingan” ,tambahnya.
Fokus ke Derby della Madonnina
Chivu menjelaskan pergantian Lautaro sudah direncanakan sebelumnya. “Dia sudah bermain penuh dalam enam laga terakhir. Golnya hari ini sangat penting untuk menjaga kepercayaan dirinya”, ujarnya.
Kini, Inter mengalihkan fokus ke dua laga penting berikutnya. Mereka akan bertandang ke markas Lazio pada akhir pekan sebelum menjalani Derby della Madonnina melawan AC Milan. “Tim ini diciptakan untuk menang di setiap pertandingan. Kami harus menjaga mentalitas dan konsentrasi”, tutup Chivu dengan tegas. (MR-01)






