Bianconeri di Jalur Tepat
Mataredaksi.com, BOGOR – Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menegaskan timnya berada di jalur yang tepat, setelah kemenangan 2-0 atas Bologna FC 1909 pada pekan ke-33 lanjutan Serie A Italia 2025/2026, di Allianz Stadium, Turin, Senin (20/4/2026) dini hari WIB.
Bianconeri kini semakin dekat ke posisi kedua klasemen dengan hanya menyisakan beberapa laga penting di akhir musim.
Start Cepat Jadi Kunci Kemenangan
Juventus langsung tampil agresif sejak awal laga. Jonathan David membuka keunggulan hanya dalam 90 detik lewat sundulan setelah memanfaatkan umpan silang.
Khéphren Thuram kemudian menggandakan keunggulan di awal babak kedua lewat sundulan hasil umpan Weston McKennie, memastikan tiga poin untuk tuan rumah.
Bologna sempat memberi perlawanan melalui Emil Holm dan Jonathan Rowe yang masing-masing membentur mistar gawang. Francisco Conceição juga sempat mencetak gol, tetapi dianulir karena offside.
Bologna sebenarnya beberapa kali mengancam lewat situasi bola mati dan serangan balik cepat. Emil Holm sempat memaksa kiper Juventus bekerja keras setelah sepakan kerasnya membentur mistar gawang.
Francisco Conceição juga sempat mencetak gol untuk Juventus, tetapi dianulir karena offside setelah ia lebih cepat melakukan pergerakan di kotak penalti.
Meski begitu, Juventus tetap mampu menjaga kontrol permainan dan tidak kehilangan ritme hingga babak pertama berakhir.
Spalletti Soroti Kebersamaan Tim
Spalletti menyoroti momen selebrasi gol Thuram yang melibatkan banyak pemain Juventus dalam satu perayaan. “Saya tidak tahu apa yang mereka masak di antara mereka, tetapi melihat mereka merayakan seperti itu bersama-sama adalah indah”, ujar Spalletti kepada DAZN Italia.
“Para pemain saling peduli dan ingin berbagi kegembiraan dengan rekan satu tim serta para penggemar. Itu berasal dari rasa saling menghargai dan persahabatan”, lanjutnya.
Juventus Manfaatkan Hasil Rival
Kemenangan ini juga memberi keuntungan besar bagi Juventus setelah hasil yang didapat Como 1907, AS Roma, dan Atalanta. Bianconeri kini menjauh di papan atas dan semakin dekat ke zona Liga Champions.
Mereka bahkan hanya terpaut tiga poin dari AC Milan dan Napoli di posisi kedua, dengan laga melawan Rossoneri menanti pekan depan.
Fokus dan Intensitas Jadi Perhatian
Spalletti menegaskan timnya tidak boleh kehilangan intensitas di sisa musim, meski situasi klasemen terlihat menguntungkan. “Kami tidak boleh menurunkan intensitas hanya karena hasil tim lain. Itu risiko terbesar”, tegasnya.
Ia juga menyinggung kualitas Bologna yang tetap memberi tekanan meski Juventus mendominasi. Kemenangan ini juga memperpanjang tren positif Juventus dalam beberapa pekan terakhir yang membuat mereka semakin stabil dalam persaingan papan atas Serie A musim ini.
Titik Balik Musim Juventus
Spalletti menilai kebangkitan Juventus mulai terlihat sejak laga imbang 3-3 melawan AS Roma pada awal Maret. Sejak itu, Juventus memenangkan lima dari enam pertandingan terakhir. “Kami berada di jalur yang benar dan setiap hari saya melihat perkembangan”, tutupnya. (MR-02)






