Mataredaksi.com, BOGOR – Kabupaten Bogor menjadi sorotan nasional ketika Lembaga Seni Qasidah Indonesia Nusantara Jaya (LASQI-NJ) sukses menggelar LASQI Nusantara Fest 2025 berskala nasional di Lapangan Tegar Beriman, Kompleks Perkantoran Pemkab Bogor, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Jumat (5/12/2025) malam.
Festival menampilkan 3.000 penyanyi qasidah secara serentak dan berhasil mencatatkan Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI). Kegiatan ini sekaligus memperkuat citra Bogor sebagai kota religius yang aktif melestarikan budaya Islam.

Momentum Kebanggaan dan Doa untuk Bangsa
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyebut festival ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga momentum kebanggaan bagi daerah.
“Alhamdulillah kegiatan yang diprakarsai LASQI NJ Kabupaten Bogor bukan hanya festival, tetapi juga mengirimkan doa untuk saudara-saudara kita yang terkena musibah di Aceh, Sumatera Barat, dan Utara”, kata Rudy Susmanto yang hadir pada malam acara itu.
Dampak Ekonomi dan Pariwisata
Rudy menekankan bahwa event ini memberi dampak ekonomi nyata. Kunjungan masyarakat dari luar daerah meningkat, mendorong sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), kuliner, transportasi, perhotelan, hingga promosi destinasi wisata. “Ini membuktikan Kabupaten Bogor mampu mengadakan event besar sekaligus memberi multiplier effect bagi ekonomi lokal”, tambahnya.
Ia bahkan menyebut kegiatan ini juga memperluas eksposur Bogor sebagai daerah religius yang aktif melestarikan budaya Islam melalui musik qasidah. Rudy menilai qasidah perlu dikembangkan sebagai warisan budaya tak benda yang layak diperkenalkan lebih luas di tingkat nasional bahkan internasional.
“Insya Allah tahun 2026 kami bersama DPP LASQI Nusantara Jaya akan menggelar event bertaraf internasional dan memasukkannya dalam kalender event tahunan”, ungkapnya.
Pelestarian Budaya dan Pemersatu Bangsa
Ketua DPD LASQI NJ Kabupaten Bogor, Lukmanudin Ar Rasyid, menilai qasidah menjadi simbol pemersatu bangsa. Kabupaten Bogor memiliki modal besar, mulai dari pondok pesantren yang banyak hingga masyarakat yang religius.
“Seni budaya yang dirawat dapat menumbuhkan semangat kebangsaan. Dengan festival ini, generasi muda lebih mengenal qasidah”, ujar Politisi Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Bogor ini.
Rencana Internasional 2026
Bupati Rudy juga mengungkapkan rencana jangka panjang. “Insya Allah tahun 2026, kami bersama DPP LASQI Nusantara Jaya akan menggelar event bertaraf internasional dan memasukkannya ke kalender tahunan”, tambah Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini.
Festival ini membuktikan bahwa pelestarian budaya dan peningkatan ekonomi bisa berjalan beriringan dengan profesionalisme penyelenggaraan event. (MR-01)






