Kompany Puji Peran Veteran Saat Bayern München Kalahkan PSV Eindhoven 2-1

Aksi Gol – Jamal Musiala membuka keunggulan Bayern München lewat tembakan keras, setelah menerima umpan tumit cerdas dari Lennart Karl dalam skema serangan balik cepat pada laga pamungkas League Phase Liga Champions UEFA 2025/2026 melawan PSV Eindhoven, di Philips Stadium, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB. Hasil ini membuat Die Roten finis di peringkat kedua klasemen dengan koleksi 21 poin dari tujuh kemenangan dan satu kekalahan, sekaligus mengamankan tiket otomatis ke babak gugur tanpa harus melewati fase play-off. (Sumber foto: X/@FCBayernEN)

Mataredaksi.com, BOGOR – FC Bayern München memastikan langkah ke babak 16 besar Liga Champions UEFA 2025/2026 secara otomatis usai menaklukkan PSV Eindhoven dengan skor 2-1 pada laga penutup League Phase. Bermain di Philips Stadium, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB, kemenangan Die Roten ditentukan oleh gol telat Harry Kane.

Hasil ini membuat Bayern München finis di peringkat kedua klasemen fase liga dengan koleksi 21 poin dari tujuh kemenangan dan satu kekalahan, sekaligus mengamankan tiket otomatis ke babak gugur tanpa harus melewati fase play-off.

PSV tampil agresif sejak awal pertandingan. Tuan rumah beberapa kali mengancam gawang Bayern melalui Ivan Perišić, namun kiper Jonas Urbig tampil solid dengan sejumlah penyelamatan penting. Bayern lebih dominan dalam penguasaan bola, tetapi kesulitan menciptakan peluang bersih di babak pertama.

https://pbs.twimg.com/media/G_yOuk8XIAATvyM?format=jpg&name=largeSelebrasi – Jamal Musiala melakukan selebrasi usai mencetak pembukan timnya pada laga penutup League Phase Liga Champions UEFA 2025/2026 melawan PSV, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB. (Sumber foto: X/@FCBayernEN)

Kebuntuan baru terpecah di babak kedua. Jamal Musiala membuka keunggulan Bayern lewat tembakan keras setelah menerima umpan tumit cerdas dari Lennart Karl dalam skema serangan balik cepat. PSV merespons dengan baik dan menyamakan kedudukan melalui gol jarak jauh Ismael Saibari.

Hasil imbang sejatinya sudah cukup membawa PSV ke babak play-off. Namun, Bayern mematahkan harapan tuan rumah pada menit ke-84. Harry Kane, yang masuk sebagai pemain pengganti, dengan tenang menyelesaikan umpan silang Luis Díaz untuk memastikan kemenangan 2-1. Penderitaan PSV bertambah setelah Mauro Júnior menerima kartu kuning kedua di masa tambahan waktu.

Kemenangan ini menutup fase liga Bayern München dengan hasil meyakinkan. Die Roten kini bersiap menghadapi tantangan di babak 16 besar dengan kepercayaan diri tinggi.

Pelatih Bayern München, Vincent Kompany, mengaku puas dengan respons timnya dalam laga sulit tersebut. Ia menilai PSV sebagai lawan yang berbahaya dan menyulitkan.

https://pbs.twimg.com/media/G_yPpNcXEAAzp3W?format=jpg&name=large(Sumber foto: X/@FCBayernEN)

“Saya memang memperkirakan pertandingan ini akan sulit. PSV adalah tim yang menang 4-1 di Anfield dan mengalahkan Napoli 6-2 di kandang. Mereka punya kualitas menyerang yang bisa menyelesaikan peluang”, ujar Kompany kepada situs resmi UEFA.

Kompany Puas dengan Reaksi Tim

Vincent Kompany mengaku puas dengan respons Bayern München setelah kebobolan. Menurutnya, gol PSV lahir dari kualitas individu yang tinggi, namun reaksi timnya menunjukkan karakter kuat. “Gol yang kami kebobolan adalah tembakan yang sangat bagus. Karena itu saya sangat puas dengan reaksi para pemain setelahnya”, ujar Kompany.

Kombinasi Ideal Pemain Senior dan Muda

Pelatih asal Belgia itu juga menyoroti keseimbangan skuad Bayern München yang dinilainya menjadi kunci kemenangan. Ia secara khusus memuji kecerdasan Lennart Karl serta ketenangan Jamal Musiala dalam penyelesaian akhir.

“Umpan Lennart Karl kepada Jamal Musiala sangat pintar dan penyelesaiannya luar biasa. Pemain veteran kami mampu menyerap tekanan, sementara pemain muda berkembang di samping mereka. Ini kombinasi yang sangat bagus”, jelasnya.

Urbig Dipuji Saat Gantikan Neuer

GambarGemilang – Aksi gemilang penjaga gawang Bayern München, Jonas Urbig menggagalkan peluang PSV pada laga penutup League Phase Liga Champions UEFA 2025/2026, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB. (Sumber foto: X/@FCBayernEN)

Jonas Urbig tampil impresif dan dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan. Kompany memberikan apresiasi khusus kepada sang kiper muda yang dipercaya tampil sejak awal menggantikan Manuel Neuer.

“Pada saat-saat kami membutuhkannya, terutama ketika Neuer tidak bisa bermain, Urbig melakukan pekerjaan yang sangat bagus. Neuer memiliki hubungan yang sangat baik dengannya, dan Urbig belajar dari salah satu kiper terbaik dalam sejarah”, tutup Kompany.

Kemenangan ini sekaligus menegaskan mental juara Bayern München di kompetisi Eropa. Meski mendapat tekanan sepanjang laga, Die Roten tetap mampu menunjukkan efektivitas, kedewasaan bermain, serta pengalaman yang menjadi pembeda di level tertinggi Liga Champions. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *