Mataredaksi.com, BOGOR – Pemain muda FC Barcelona, Lamine Yamal Nasraoui Ebana hanya membutuhkan tujuh menit untuk membuktikan diri. Pemain bernomor punggung 10 Blaugrana itu mencetak gol indah ke gawang Elche Club de Fútbol dalam kemenangan 3-1 di Estadi Olímpic Lluís Companys, Senin (3/11/2025) dini hari WIB.
Gol tersebut menjadi yang pertama di La Liga sejak akhir Agustus, menandai kembalinya pemain muda ini ke jalur performa terbaik.
LAMINE Yamal bersama Hansi Flick usai pertandingan, di Estadi Olímpic Lluís Companys Senin (3/11/2025) dini hari WIB. (Sumber foto: X/@FCBarcelona)
Dari kontrol bola pertama hingga tembakan akhir, Yamal memperlihatkan kualitas alami yang sempat tertutup cedera pangkal paha. Ia absen dalam empat dari tujuh laga terakhir, namun kini terlihat lebih segar dan percaya diri. Bagi publik Camp Nou, gol ini juga menjadi sinyal bahwa Barcelona kembali punya nyawa muda yang siap bersaing dalam perburuan gelar.
Namun, keberhasilan itu lahir dari tekanan besar. Dalam beberapa pekan terakhir, Yamal kerap jadi bahan sorotan, mulai dari konflik Barça-RFEF, komentar kontroversial terhadap Real Madrid, hingga rumor tentang kehidupannya di luar lapangan.
MANAJER FC Barcelona, Hansi Flick saat menggelar konferensi pers usai pertandingan melawan Elche CF, di Estadi Olímpic Lluís Companys, Senin (3/11/2025) dini hari WIB. (Sumber foto: X/@FCBarcelona)
Melawan Elche, ia membungkam semua dengan aksi di lapangan — tampil fokus, mencetak gol, dan mencium lambang klub dengan tenang. Meski statistiknya belum sempurna, ia sudah menunjukkan peningkatan signifikan.
Dari lima upaya dribel, dua berhasil; sementara tingkat umpan akuratnya mencapai 71 persen. Setelah jeda internasional, ia diharapkan mencapai kondisi ideal dan kembali memperkuat Timnas Spanyol.
Kini, Lamine Yamal memilih berbicara lewat permainan. Setiap golnya menjadi jawaban bagi kritik yang datang, sekaligus bukti bahwa dirinya siap memimpin generasi baru Blaugrana. (MR-07)






