Mataredaksi.com, BOGOR – João Neves menjadi pahlawan Paris Saint-Germain lewat gol di menit ke-95 yang memastikan kemenangan 3-2 atas Olympique Lyonnais pada lanjutan Ligue 1 McDonald’s Prancis 2025/2026, Senin (10/11/2025) dini hari WIB.
Gol dramatis Les Parisiens kembali ke puncak klasemen, sementara Los Gones harus menutup laga dengan 10 pemain.
Drama Baru dari Sang Juara
PSG kembali menunjukkan mental juara. Setelah menang lewat gol menit ke-94 dari Gonçalo Ramos pekan lalu, kali ini pasukan Luis Enrique kembali menuntaskan laga dengan cara yang sama mendebarkan.
Neves mencetak gol sundulan di masa injury time setelah memanfaatkan sepak pojok Lee Kang-In, memastikan tiga poin penting bagi Les Parisiens – julukan Paris Saint-Germain – di Stadion Groupama di Décines, Prancis.
Gol Cepat dan Balasan Lyon
Laga berjalan cepat sejak awal. Paris Saint-Germain membuka skor pada menit ke-26 melalui Warren Zaïre-Emeria yang menuntaskan umpan terobosan Vítor Ferreira (Vitinha) dengan tembakan keras.
Empat menit kemudian, Lyon menyamakan kedudukan lewat aksi Afonso Moreira yang menaklukkan kiper Lucas Chevalier. Namun, PSG kembali unggul pada menit ke-33 ketika Khvicha Kvaratskhelia menuntaskan kerja sama dengan Vitinha lewat tendangan melengkung indah.
Maitland-Niles Samakan Skor, Tagliafico Kartu Merah
Tuan rumah tampil lebih agresif di babak kedua. Tendangan Nicolás Tagliafico sempat membentur tiang, sebelum Ainsley Maitland-Niles mencetak gol penyeimbang di menit ke-50 lewat tendangan voli jarak menengah. Namun, petaka datang bagi tim tuan rumah.
Tagliafico diusir wasit pada menit ke-93 setelah melanggar Vitinha dan menerima kartu kuning kedua. PSG langsung memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, dan hanya dua menit berselang João Neves mencetak gol penentu kemenangan lewat sundulan tajam di depan gawang.
Data dan Fakta: PSG Ahli Gol Telat
PSG mencatat dua kemenangan beruntun di Ligue 1 Prancis lewat gol masa injury time — capaian pertama mereka sejak September 2021.
Kekalahan ini memperpanjang rekor buruk Lyon yang kini telah tumbang lima kali beruntun dari PSG di liga domestik.
Selain itu, pasukan Paulo Fonseca sudah mengoleksi empat kartu merah musim ini, terbanyak kedua di antara lima liga top Eropa setelah Girona (lima).
Dengan gol pembuka ke gawang Lyon, Warren Zaïre-Emeria juga menorehkan rekor baru sebagai pemain kelahiran 2006 pertama yang mencetak enam gol atau lebih di Ligue 1 Prancis. (MR-01)






