Lyonnes 4-0 Wolfsburg: Singkirkan Die Wölfinnen, Les Fenottes ke Semifinal Liga Champions Wanita

Meluapkan Emosi – Pemain Olympique Lyonnais Féminin meluapkan emosi kegembiraan merayakan gol Damaris Egurrola (tengah) yang menggandakan keunggulan saat menghadapi VfL Wolfsburg Women pada leg kedua perempat final Liga Champions Wanita UEFA 2025/2026, Jumat (3/4/2026) dini hari WIB di Stade Groupama. Les Fenottes menang 4-0 atas Die Wölfinnen dan melaju ke semifinal menghadapi Arsenal Women FC. (Sumber foto: @ol__lyonnes/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – Olympique Lyonnais Féminin menunjukkan mental juara saat menyingkirkan Verein für Leibesübungen Wolfsburg Women dengan kemenangan 4-0 pada leg kedua perempat final Liga Champions Wanita UEFA 2025/2026, Jumat (3/4/2026) dini hari WIB.

Bermain di Stade Groupama di Décines-Charpieu, Lyonnes membalikkan defisit dari leg pertama dan menang agregat 4-1. Meski demikian, Les Fenottes harus menunggu hingga babak perpanjangan waktu untuk memastikan tiket semifinal.

Awal Agresif Lyonnes Buahkan Gol Cepat

Lyonnais Féminin langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal. Intensitas tinggi yang mereka tampilkan membuat lini belakang VfL Wolfsburg Women kesulitan keluar dari tekanan.

Gol pembuka lahir pada menit ke-16 melalui Lily Yohannes. Ia menggeser bola ke kaki kanan sebelum melepaskan tembakan yang membentur pemain bertahan lawan dan mengecoh kiper Stina Johannes.

Gol tersebut menghidupkan kembali peluang Lyonnes secara agregat. Skuad racikan Jonatan Giráldez terus menekan dan nyaris berbalik unggul hanya empat menit kemudian, tetapi Johannes melakukan penyelamatan refleks dari jarak dekat.

Duel Kiper Warnai Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Lyonnes tidak menurunkan tempo. Wendie Renard dan kolega mendominasi penguasaan bola dan terus mengalirkan serangan dari kedua sisi lapangan.

Selma Bacha menjadi salah satu motor serangan utama. Bek sayap itu beberapa kali melepaskan tembakan jarak jauh dan umpan berbahaya, tetapi Johannes tampil konsisten di bawah mistar.

Di sisi lain, Christiane Endler juga menunjukkan kualitasnya. Ia menggagalkan peluang emas Janou Levels yang sempat mengancam keseimbangan permainan.

Lyonnes sebenarnya sempat mencetak gol lewat Marie-Antoinette Katoto di penghujung waktu normal. Namun, VAR atau Video Assistant Referee menganulir gol tersebut karena posisi offside dalam proses serangan.

Extra Time: Momentum Berpihak ke Lyonnes

Memasuki babak tambahan, Lyonnes tetap menjaga tekanan. Mereka akhirnya memecah kebuntuan melalui Melchie Dumornay yang memanfaatkan situasi bola mati.

Gol tersebut sempat diperiksa VAR karena dugaan handball, tetapi wasit tetap mengesahkannya. Keputusan itu menjadi titik balik yang membuat mental Die Wölfinnen (Para Serigala Betina) – julukan VfL Wolfsburg Women – runtuh.

Lima menit kemudian, Damaris Egurrola menggandakan keunggulan melalui eksekusi bola mati yang terarah ke sudut gawang.

Tekanan Lyonnes tidak berhenti. Pada menit ke-119, Tabitha Chaŵinga memastikan kemenangan setelah melewati kiper dan menceploskan bola ke gawang kosong.

Kedalaman Skuad Jadi Kunci

Salah satu faktor pembeda dalam laga ini adalah kontribusi pemain cadangan Lyonnes. Chawinga tampil impresif meski tidak bermain sejak awal.

Dalam waktu terbatas, ia mencatatkan 14 sentuhan di kotak penalti lawan—tertinggi di tim. Ia juga menciptakan empat peluang penting yang menjaga tekanan Lyonnes tetap konsisten.

Selain itu, peran Selma Bacha juga krusial. Ia menjadi pemain dengan kreasi peluang terbanyak dan terus membuka ruang dari sisi kiri.

Statistik Tegaskan Dominasi

Secara keseluruhan, Lyonnes mendominasi hampir semua aspek permainan. Mereka mencatatkan 37 tembakan dengan 14 mengarah ke gawang. Nilai expected goals (xG) mereka mencapai 4,08, mencerminkan kualitas peluang yang diciptakan sepanjang pertandingan.

Sebaliknya, ‘Para Serigala Betina’ asuhan Stephan Lerch hanya mampu menghasilkan enam tembakan dengan xG 0,65. Minimnya ancaman membuat mereka kesulitan membalikkan tekanan.

Tantangan Berat Menanti

Hasil ini membawa Lyonnes melaju ke semifinal dan kembali menegaskan status mereka sebagai kekuatan utama di Eropa.

Di babak empat besar, mereka akan menghadapi Arsenal Women FC, sang juara bertahan. Pertemuan tersebut diprediksi berlangsung sengit. Lyonnes memburu gelar kesembilan mereka, sementara Arsenal berambisi mempertahankan dominasi. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *