Manchester City 0-2 Bayer Leverkusen: Rotasi Guardiola Berbuah Kekalahan Pertama

PATRIK Schick merayakan gol kedua untuk kemenangan 2-0 Bayer 04 Leverkusen di Stadion Etihad, Rabu (26/11/2025) pada pertandingan kelima Phase League Liga Champions UEFA 2025/2026. Sundulannya di awal babak kedua memastikan kekalahan pertama Manchester City di Liga Champions musim ini. (Sumber foto: X/@bayer04_en)

Mataredaksi.com, BOGOR – Manchester City menelan kekalahan perdana di Phase League Liga Champions UEFA 2025/2026. The Cityzens kalah 0-2 dari Bayer 04 Leverkusen pada laga ke-100 Pep Guardiola di kompetisi tersebut di Stadion Etihad, Rabu (26/11/2025) dini hari WIB. Keputusan rotasi besar Guardiola tak menghasilkan respons yang diharapkan, sementara Leverkusen tampil disiplin dari awal hingga akhir.

https://pbs.twimg.com/media/G6oq3joXAAAKgD-?format=jpg&name=largeALEJANDRO “Álex” Grimaldo merayakan gol pembuka Leverkusen ke gawang Manchester City, Rabu (26/11/2025) dini hari WIB. (Sumber foto: X/@bayer04_en)

City Rotasi Besar, Leverkusen Justru Mencuri Gol

Guardiola melakukan 10 perubahan dari skuad yang kalah dari Newcastle United. Hanya Nico González yang kembali menjadi starter. City memulai laga dengan baik. Nathan Aké dan Tijjani Reijnders langsung menguji Mark Flekken, tetapi kiper Leverkusen menepis dua peluang tersebut.

Leverkusen merespons dengan serangan efektif. Ibrahim Maza mengirim umpan silang terukur ke Christian Kofane, yang kemudian meneruskannya kepada Alejandro “Álex” Grimaldo. Kapten Leverkusen itu menuntaskan peluang dengan tendangan first-time ke sudut kanan bawah gawang pada menit ke-23. City tertinggal 0-1.

https://pbs.twimg.com/media/G6oX29nXcAAvO9g?format=jpg&name=4096x4096PELUANG Erling Braut Håland digagalkan kiper Bayer Leverkusen Mark Flekken, Rabu (26/11/2025) dini hari WIB. (Sumber foto: X/@bayer04_en)

Peluang City Terbuang, Leverkusen Perlebar Keunggulan

City berusaha membalas. Reijnders kembali memaksa Flekken bekerja keras. Oscar Bobb juga nyaris mencetak gol setelah umpan silangnya dibelokkan, tetapi Flekken kembali sigap.

Leverkusen kemudian menggandakan keunggulan di awal babak kedua. Patrik Schick memanfaatkan umpan silang dan menanduk bola melewati James Trafford. Gol itu membuat Etihad terdiam.

Guardiola memasukkan Erling Braut Håland. Striker Norwegia itu mendapat dua peluang, tetapi Flekken selalu berada di posisi tepat. Rayan Cherki juga mendapatkan kesempatan lewat tendangan bebas, namun Flekken menepis bola sambil menjatuhkan diri. City terus menekan, tetapi tidak satu pun serangan mereka menghasilkan gol.

Kegigihan Leverkusen dan Catatan Buruk City

https://pbs.twimg.com/media/G6ok1u0XwAAxbyV?format=jpg&name=4096x4096EKSPRESI Manajer Kasper Hjulmand ketika Bayer Leverkusen menang 2-0 atas Manchester City, Rabu (26/11/2025) dini hari WIB. (Sumber foto: X/@bayer04_en)

Leverkusen bermain disiplin sepanjang laga. Mereka hanya melepaskan tujuh tembakan, dan dua berubah menjadi gol. City tampil jauh lebih agresif dengan 19 tembakan dan xG 1,84. Namun, efektivitas The Citizens tetap kalah dari tim tamu.

Grimaldo kembali muncul sebagai pembeda. Golnya ke gawang City menjadi gol ke delapannya musim ini di semua kompetisi. Jumlah itu menjadi yang terbanyak di skuad Leverkusen dan dua kali lipat dari koleksinya musim lalu.

Kekalahan ini makin menekan City. Mereka terakhir kali tumbang dari klub Jerman di Etihad pada 2013 saat Guardiola masih melatih Bayern München. Kini, ia merasakan pahit yang sama, tetapi dari Leverkusen. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *