Mataredaksi.com, BOGOR – Manchester City Women resmi memastikan diri sebagai juara Barclays Women’s Super League (WSL) musim 2025/2026, setelah meraih kemenangan 4-1 saat melawan West Ham United Women pada pekan ke-22 atau pertandingan terakhir, di The Chigwell Construction Stadium, Sabtu (16/5/2026) malam WIB.
Gelar tersebut menjadi trofi Women’s Super League pertama bagi Manchester City dalam satu dekade terakhir. Klub berjuluk The Sky Blues itu terakhir kali meraih mahkota liga pada musim 2015/2016.
Jalan Manchester City Menuju Gelar Juara
Langkah Manchester City menuju gelar juara semakin mulus setelah Brighton & Hove Albion Women menahan imbang Arsenal Women pada pertandingan pekan ke-16 kompetisi, awal bulan ini.
Berdasarkan data klasemen akhir kompetisi, Manchester City menutup musim dengan koleksi 55 poin dari 22 pertandingan. Selain itu, mereka unggul enam angka atas Arsenal yang finis di posisi kedua dengan raihan 49 poin.
Keberhasilan tersebut sekaligus menandai kebangkitan Manchester City setelah beberapa musim terakhir gagal bersaing secara konsisten di papan atas sepak bola wanita Inggris. Karena itu, gelar musim ini menjadi pencapaian penting bagi The Citizens.
Di sisi lain, keberhasilan tersebut juga memperlihatkan konsistensi performa Manchester City sepanjang musim. Bahkan, Manchester City mampu menjaga stabilitas permainan sejak paruh pertama kompetisi. Sementara itu, para pesaing mereka beberapa kali kehilangan poin penting.
Dengan demikian, Manchester City berhasil mempertahankan posisi di puncak klasemen hingga akhir musim. Oleh sebab itu, para pendukung klub menyambut antusias keberhasilan tersebut. Selanjutnya, Manchester City kini membidik gelar tambahan di kompetisi domestik lainnya.
Berpose – Para pemain Manchester City WFC berpose usai menjuarai Barclays Women’s Super League 2025/2026 setelah mengalahkan West Ham United Women 4-1 dalam pertandingan pekan terakhir ke-22, di The Chigwell Construction Stadium, Sabtu (16/5/2026) malam WIB. (Sumber foto: @ManCityWomen/X)
Kondisi Skuad Jelang Akhir Musim
Pada pertandingan terakhir musim ini, tim racikan Andrée Jeglertz belum bisa diperkuat Rebecca Knaak dan Sam Coffey karena mengalami cedera. Namun demikian, kabar positif datang dari penyerang senior Vivianne Miedema yang mulai kembali mengikuti sesi latihan bersama skuad utama setelah sempat absen cukup lama.
“Dia sudah lama absen, mari kita lihat bagaimana reaksinya beberapa hari ini untuk menentukan kapan dia bisa kembali”, kata Andrée Jeglertz usai pertandingan dikutip Mataredaksi dari laman resmi klub.
Selain itu, pelatih asal Swedia tersebut mengaku senang melihat Miedema kembali bergabung bersama tim pada fase akhir kompetisi musim ini. Bahkan, kehadiran Miedema dinilai dapat menambah kekuatan lini depan Manchester City. “Aku sangat senang dia kembali dan menjadi bagian dari grup”, ujar Andrée Jeglertz.
Sementara itu, sang pelatih menegaskan Sam Coffey dan Rebecca Knaak masih belum siap tampil pada laga penutup musim di London Timur. Oleh karena itu, Manchester City berhati-hati dalam menentukan komposisi pemain inti.
Di samping itu, tim pelatih juga ingin menghindari risiko cedera tambahan menjelang final piala. Dengan begitu, kondisi kebugaran pemain tetap menjadi perhatian utama tim pelatih. “Mereka masih belum bisa berpartisipasi minggu ini”, tutur pelatih berusia 54 tahun tersebut.
Fokus ke Final Women’s FA Cup
Selain itu, Manchester City kini tidak hanya fokus merayakan keberhasilan merebut gelar liga, tetapi juga mulai mengalihkan perhatian menuju final Women’s FA Cup melawan Brighton & Hove Albion di Stadion Wembley, London.
Karena itu, pertandingan kontra West Ham dinilai penting sebagai modal mental sekaligus persiapan taktis sebelum tampil di partai final piala domestik. Selain menjaga ritme permainan, laga tersebut juga menjadi kesempatan bagi tim pelatih untuk mematangkan strategi.
Dengan demikian, Manchester City berharap dapat tampil lebih siap di partai final. “Tentu saja, semua pertandingan yang kami mainkan akan selalu penting dan kami ingin memenangkan pertandingan-pertandingan tersebut”, kata Andrée Jeglertz.
Persaingan Ketat di Akhir Musim
Meski demikian, Andrée Jeglertz menyebut timnya tetap ingin menutup musim dengan kemenangan demi menjaga momentum positif menjelang duel besar di Wembley.
“Selain itu, menjelang final Piala FA dalam beberapa minggu lagi, kita perlu menggunakan pertandingan ini sebagai persiapan sekaligus untuk memastikan kita mengakhiri musim dengan hasil yang baik”, lanjutnya.
Sementara itu, persaingan di papan tengah dan bawah klasemen juga berlangsung ketat hingga akhir musim. Selain Chelsea dan Manchester United yang berhasil mengamankan posisi empat besar, Leicester City harus finis di dasar klasemen setelah hanya meraih 10 poin sepanjang musim.
Dengan demikian, Manchester City kini berpeluang menutup musim dengan raihan trofi ganda domestik. Selain memburu gelar tambahan, mereka juga ingin mempertahankan performa konsisten musim ini. Bahkan, keberhasilan di Piala FA akan menyempurnakan perjalanan mereka sepanjang musim 2025/2026.
Klasemen Akhir Women’s Super League 2025/2026
| Pos | Tim | Main | Menang | Seri | Kalah | SG | Poin |
| 1 | Manchester City | 22 | 18 | 1 | 3 | +41 | 55 |
| 2 | Arsenal | 22 | 14 | 7 | 1 | +37 | 49 |
| 3 | Chelsea | 22 | 14 | 5 | 3 | +23 | 47 |
| 4 | Manchester United | 22 | 11 | 8 | 3 | +17 | 41 |
| 5 | Tottenham Hotspur | 22 | 10 | 4 | 8 | -4 | 34 |
| 6 | Brighton & Hove Albion | 22 | 7 | 6 | 9 | 0 | 27 |
| 7 | London City Lionesses | 22 | 7 | 4 | 11 | -8 | 25 |
| 8 | Everton | 22 | 6 | 3 | 13 | -13 | 21 |
| 9 | Aston Villa | 22 | 5 | 6 | 11 | -19 | 21 |
| 10 | West Ham United | 22 | 5 | 4 | 13 | -23 | 19 |
| 11 | Liverpool | 22 | 4 | 6 | 12 | -11 | 18 |
| 12 | Leicester City | 22 | 2 | 4 | 16 | -40 | 10 |
(MR-01)






