Mataredaksi.com, CIANJUR – Puluhan kuli bangunan asal Cianjur dan Sukabumi, Jawa Barat terjebak di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau setelah mandor proyek membawa kabur gaji mereka.
Para kuli berangkat ke Batam pada 4 Juli 2025 atas ajakan mandor asal Sukabumi. Mandor itu kemudian kabur membawa seluruh gaji mereka.
Mandor juga mengusir para kuli dari tempat tinggal sementara karena kontrak kerja selesai.
“Saya mendapat video dari saudara saya, Sarip, yang bekerja di Batam. Ia menunjukkan kondisi mereka yang tidak jelas karena mandor membawa kabur gaji”, ujar Putri Setiawati (31), Rabu (13/8/2025).
Dari 60 kuli yang berangkat, sebagian sudah pulang setelah keluarga mengirimkan uang. Namun yang keluarganya tak mampu, masih terjebak di Batam. “Saudara saya termasuk yang masih di Batam karena tidak punya uang pulang”, tambah Putri, berharap pemerintah segera membantu memulangkan mereka.
Bupati Cianjur, dr. Muhammad Wahyu, menyatakan Pemkab akan berkoordinasi dengan pihak terkait.
“Kami akan memastikan hak mereka terpenuhi. Oknum mandor membawa kabur gaji. Kami bantu agar mereka bisa pulang atau melanjutkan kerja di sana”, pungkasnya. (MR-04)






