Ormas se-Kabupaten Bogor Deklarasikan Damai, Sepakat Tolak Anarkisme

Bupati Rudy Susmanto Apresiasi

BUPATI Bogor Rudy Susmanto foto bersama para Ketua Ormas Kabupaten Bogor, usai deklarasi, di depan Gedung Tegar Beriman, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Senin (1/9/2025). Giat ini digelar untuk menjaga kondusifitas wilayah Bumi Tegar Beriman. (Foto: Adi S | MR-06)

Mataredaksi.com, BOGOR – Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) se-Kabupaten Bogor mendeklarasikan damai untuk menjaga kondusifitas wilayah, Senin (1/9/2025). Acara berlangsung di Lapangan Tegar Beriman, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong. Seluruh elemen Ormas ikut serta dan menyatakan sepakat menolak segala bentuk tindakan anarkis serta siap menjaga keamanan bersama.

Bupati Bogor Rudy Susmanto, Wakil Bupati Ade Ruhandi (Jaro Ade), Danrem 061/Suryakancana, Danlanud ATS, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Dandim 0621, Kapolres Bogor, Kepala Kejaksaan Negeri, Forkopimda, jajaran anggota DPRD, Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, hingga pimpinan Ormas hadir langsung dalam deklarasi tersebut.

KETUA Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC-PP) Kabupaten Bogor, Daulat Harahap, membacakan deklarasi damai di Lapangan Tegar Beriman, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Senin (1/9/2025). Deklarasi ini digelar untuk menjaga kondusifitas wilayah Bumi Tegar Beriman. (Foto: Adi S | MR-06)

Bupati Rudy Susmanto menyambut positif inisiatif deklarasi damai lintas Ormas. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor selalu terbuka untuk memfasilitasi aspirasi masyarakat selama mereka menyampaikannya dengan damai dan tertib. Selama ini, Pemkab membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat di depan kantor pemerintahan daerah.

“Kami sangat menghormati setiap aspirasi yang disampaikan di muka umum. Namun kita semua sepakat untuk menjaga keamanan, menolak anarkisme, dan mencegah perpecahan. Kita ingin anak-anak tetap bisa berangkat sekolah, masyarakat beraktivitas normal, dan roda ekonomi terus berjalan”, ujar Rudy.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan. Menurutnya, benteng terakhir bangsa adalah persatuan, sementara musuh terbesar bangsa adalah perpecahan. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu membangun bangsa, mengedepankan musyawarah, dan menghindari konflik.

Rudy menambahkan bahwa masyarakat harus tetap bijak menyikapi informasi yang beredar di media sosial. Ia mengingatkan agar warga tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong atau hoaks, dan selalu melakukan verifikasi sebelum menyebarkan informasi.

“Kita akan semakin kuat jika bersatu. Mari bersama-sama menjaga Kabupaten Bogor agar tetap aman, kondusif, dan terus bergerak maju membangun bangsa”, pungkas Rudy. (MR-06)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *