Parma Calcio 2-2 AC Milan: Setan Merah Gagal Puncaki Klasemen, Meski Sempat Unggul Dua Gol

BEK sekaligus kapten Parma Calcio 1913, Enrico Del Prato merayakan gol penyelamat kekalahan timnya dalam pertandingan pekan ke-11 lanjutan Serie A Italia 2025/2026, Minggu (9/11/2025) dini hari WIB di Stadio Ennio Tardini. Il Diavolo Rosso dipaksa bermain imbang 2-2 atas I Crociati. (Sumber foto: Alessandro Sabattini/Getty Images)

Awal Sempurna Milan

Mataredaksi.com, BOGOR – AC Milan gagal memetik kemenangan penting saat bertandang ke markas Parma Calcio 1913 dalam pertandingan pekan ke-11 lanjutan Serie A Italia 2025/2026, Minggu (9/11/2025) dini hari WIB di Stadio Ennio Tardini.

Meski sempat unggul 2-0, tim asuhan Massimiliano Allegri dipaksa bermain imbang 2-2 oleh permainan gigih tuan rumah. Il Diavolo Rosso (Iblis Merah) – julukan AC Milan – memulai laga dengan percaya diri.

https://icdn.football-italia.net/wp-content/uploads/2025/11/Alexis-Saelemaekers-celebrate-Parma-Milan.jpg

Alexis Saelemaekers membuka keunggulan cepat lewat tendangan keras ke pojok kiri bawah pada menit ke-12. Selang beberapa menit, AC Milan menggandakan keunggulan melalui penalti Rafael Leão setelah pelanggaran di kotak terlarang.

Rossoneri masih julukan AC Milan – terus menekan. Zion Suzuki bahkan melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan peluang Christopher Nkunku. Namun, I Crociati (Para Tentara Salib) – julukan Parma Calcio 1913 – justru mencetak gol balasan melalui aksi individu Adrian Bernabé yang melengkungkan bola indah ke sudut kiri atas gawang Mike Maignan.

https://icdn.football-italia.net/wp-content/uploads/2025/11/Rafael-Leao-penalty-Parma-Milan.jpg

Parma Bangkit dan Mengejutkan Rossoneri

Setelah turun minum, permainan berubah arah. ‘Para Tentara Salib’ tampil lebih agresif dan mengambil alih tempo. Patrick Cutrone dan Bernabé bergantian mengancam pertahanan ‘Iblis Merah’ hingga akhirnya lahir gol penyama.

Enrico Del Prato menuntaskan umpan silang Sascha Britschgi dengan sundulan jarak dekat yang tak mampu dihentikan Mike Maignan. Maignan sempat menepis tendangan bebas Hernani Azevedo Júnior, namun lini depan AC Milan kehilangan efektivitas.

Christian Pulisic dan Saelemaekers gagal memanfaatkan peluang emas di penghujung laga. Skor akhir tetap 2-2, membuat ‘Iblis Merah’ gagal membawa pulang tiga poin.

https://icdn.football-italia.net/wp-content/uploads/2025/11/Adrian-Bernabe-goal-Parma-Milan-1200x763.jpg

Data Debrief: Britschgi Bersinar, Parma Tangguh di Kandang

Statistik menunjukkan laga berjalan seimbang. AC Milan menghasilkan 1,99 expected goals (xG) dari sembilan percobaan, sementara ‘Para Tentara Salib’ mencatat 1,84 xG dari 14 tembakan.
Sascha Britschgi mencuri perhatian dengan dua assist dan enam umpan silang akurat. Ia menjadi bek ketiga Parma Calcio 1913 yang membukukan dua assist dalam satu laga Serie A sejak 2004.

Del Prato pun mencatatkan sejarah pribadi sebagai bek pertama Parma Calcio yang mencetak gol dalam dua tahun kalender berturut-turut sejak Bruno Alves (2018–2019).

Hasil ini menjaga tren tak terkalahkan pasukan asuhan Carlos Cuesta di kandang menjadi empat laga beruntun, sekaligus menunda ambisi Mike Maignan dan kawan-kawan untuk naik ke puncak klasemen Serie A sementara. (MR-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *