Mataredaksi.com, BOGOR – Pelatih Cagliari Calcio, Fabio Pisacane, memberikan pujian tinggi kepada striker muda Paul Mendy setelah tampil sensasional pada debut profesionalnya.
Pemain asal Senegal itu mencetak dua gol cepat dan membantu Cagliari menang dramatis 3-2 atas Atalanta pada laga pekan ke-34 Serie A 2025/2026, di Stadion Sardegna Arena, Senin (27/4/2026) malam WIB.
Start Kilat: Dua Gol dalam Tujuh Menit
Mendy langsung membuat kejutan besar hanya dalam 15 detik pertandingan berjalan. Ia menyambut umpan silang Michel Ndary Adopo dan menaklukkan kiper Atalanta Marco Carnesecchi untuk membuka keunggulan Cagliari.
Tekanan belum berhenti. Tujuh menit kemudian, Mendy kembali mencetak gol. Ia memanfaatkan kemelut di kotak penalti setelah sepak pojok dan melepaskan tembakan yang sempat berubah arah sebelum masuk ke gawang.
Aksi cepat itu membuat publik Sardegna Arena di Sardinia langsung bergemuruh.
Pisacane: Pemain Muda Harus Diberi Ruang Salah
Pisacane menegaskan bahwa dirinya memang punya fokus mengembangkan pemain muda sejak awal menangani Cagliari. Ia menyebut Mendy sebagai talenta dengan potensi besar, namun masih membutuhkan proses pembelajaran.
“Jika klub menunjuk saya untuk misi sulit, itu karena saya suka mengembangkan pemain muda. Mendy datang dari jauh dan punya potensi besar, tapi dia harus tetap waspada karena sepak bola bisa berubah cepat”, ujar Pisacane kepada DAZN dilansir Mataredaksi, Selasa (28/4/2026).
Ia juga menyinggung perubahan penilaian terhadap performa pemain muda dalam waktu singkat. “Dalam beberapa hari, opini bisa berubah total. Itulah sepak bola. Tapi pemain muda harus diberi ruang untuk berkembang dan membuat kesalahan terlebih dahulu”, tambahnya.
Mendy Utamakan Kemenangan Tim
Paul Mendy merespons debut impresifnya dengan sikap rendah hati. Ia menegaskan kemenangan Cagliari jauh lebih penting daripada dua gol yang ia cetak, terutama karena tim sedang berjuang menjauh dari zona degradasi.
“Saya senang, tapi yang paling penting adalah kemenangan ini. Kami butuh hasil ini untuk bertahan di liga”, kata Mendy usai pertandingan.
Ia menilai dua gol yang tercipta bukan sekadar keberuntungan. Menurutnya, tim sudah melatih situasi itu bersama pelatih sebelum pertandingan. “Itu hasil latihan bersama pelatih. Kami sudah mempersiapkan situasi seperti itu”, ujarnya.
Kejutan Starter Berbuah Manis
Mendy mengaku sempat terkejut ketika pelatih memasukkan namanya ke starting XI. Meski begitu, ia langsung fokus memberi kontribusi maksimal untuk tim. “Ketika tahu saya starter, saya sedikit kaget. Tapi saya ingin membantu tim dengan kemampuan saya”, tambahnya.
Kepercayaan itu langsung ia jawab dengan dua gol cepat yang membawa Cagliari menguasai pertandingan sejak menit awal.
Rekor Muda di Debut Serie A
Dua gol tersebut menempatkan Mendy sebagai salah satu pemain termuda yang mencetak gol pada debut Serie A di era kemenangan tiga poin.
Ia kini berada di belakang Francesco Grandolfo dan Lorenzo Venturino dalam daftar pencetak gol termuda pada laga debut. Catatan itu membuat debut Mendy menjadi salah satu momen paling menonjol bagi Cagliari musim ini.
Cedera Warnai Debut Gemilang
Meski tampil gemilang, Mendy tidak bisa menuntaskan pertandingan hingga akhir. Ia mengalami masalah hamstring pada babak pertama setelah mencetak dua gol cepat untuk Cagliari. Tim pelatih kemudian menariknya keluar demi mencegah kondisi cederanya bertambah parah.
Debut Singkat yang Berkesan
Meski hanya tampil singkat, Paul Mendy langsung menunjukkan potensi besar. Dua gol cepat, rekor debut, dan pujian dari pelatih membuat namanya langsung menjadi sorotan.
Gli Isolani (The Islanders) – julukan Cagliari Calcio – pun mendapat harapan baru dari penampilan striker muda yang tampil menentukan di laga penting tersebut. (MR-01)






