Mataredaksi.com, BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bekerja sama dengan lintas ormas menggelar deklarasi damai di Lapangan Tegar Beriman, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Senin (1/9/2025). Kegiatan ini bertujuan menenangkan situasi yang sempat memanas di beberapa daerah.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi kepada organisasi lintas ormas yang berpartisipasi. Ia mengatakan, “Organisasi lintas ormas di Kabupaten Bogor menginisiasi deklarasi ini. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungannya”.
Selain itu, Rudy menegaskan bahwa Pemkab Bogor tetap menghormati hak warga menyampaikan aspirasi publik sesuai UUD 1945. Namun, ia mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi.
“Kami bersepakat menjaga kondusivitas bersama. Kami menolak segala bentuk anarkisme. Kami ingin anak-anak tetap bisa sekolah dan warga melakukan aktivitas ekonomi serta sosial dengan aman”, ujar Rudy.
Bijak Mengonsumsi Berita di Media Sosial
Selanjutnya, Rudy meminta masyarakat lebih cermat dalam menerima informasi. Ia mengingatkan warga agar selalu memeriksa kebenaran berita sebelum membagikannya.
“Masyarakat harus memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya. Jangan langsung percaya. Dengan begitu, kita semua tidak dirugikan”, tegasnya.
Di sisi lain, Rudy menyampaikan permohonan maaf atas kondisi yang terjadi. Ia menuturkan, “Di awal pemerintahan ini, dan masa awal kepemimpinan Presiden Prabowo, kami mungkin belum bisa memuaskan semua pihak. Kami akan terus berbenah dan evaluasi demi membangun bangsa bersama”.
Ormas Tegaskan Komitmen Jaga Keamanan
Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC-PP) Kabupaten Bogor, Daulat Harahap, mewakili 21 ormas dan LSM, menegaskan komitmen menjaga ketertiban wilayah. Ia menekankan, “Kami menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, UUD 1945, dan menjaga keutuhan NKRI. Persatuan diutamakan di atas kepentingan golongan atau individu.”
Kemudian, Daulat menyatakan bahwa ormas siap bekerja sama dengan Pemda, TNI, dan Polri demi menciptakan suasana aman, tertib, dan damai. Ia menambahkan, “Kami menolak provokasi kekerasan dan tindakan anarkis yang dapat mengganggu stabilitas daerah”.
Akhirnya, deklarasi damai ini menegaskan keseriusan semua pihak dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Bogor. (MR-01)






