“Pertunjukan Ini Pengkhianatan”, Media Soroti Kekalahan Swedia dari Kosovo

BINTANG Premier League, Anthony Elanga (kiri) dan Viktor Gyökeres (kanan), menunjukkan ekspresi pucat usai timnya kalah 0-2 dari Kosovo dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa Grup B pada Selasa 9 September 2025 di Stadion Fadil Vokrri, Pristina. (Sumber foto: production-livingdocs-bluewin-ch.imgix)

Mataredaksi.com, BOGOR – Tim nasional Swedia menghadapi tekanan hebat setelah dua pertandingan awal di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Hasil imbang 2-2 melawan Slovenia dan kekalahan 0-2 dari Kosovo memicu kritik tajam dari media Swedia.

Berita utama “Expressen” menyoroti, “Kegagalan besar Swedia. Penampilan ini adalah pengkhianatan. Jarang ada tim nasional Swedia dengan begitu banyak pemain berbakat yang begitu yakin pada kemampuan mereka. Dan ini hasilnya?”

Pakar sepak bola Erik Niva menilai penampilan Swedia sebagai “keruntuhan yang hampir belum pernah terjadi sebelumnya”. Legenda Fredrik Ljungberg juga terkejut: “Ini benar-benar mengerikan”.

Salah satu sorotan kritik jatuh pada Alexander Isak, yang baru diganti pada menit ke-72. Meskipun digantikan, Isak tetap tidak efektif, termasuk saat pengganti Viktor Gyökeres dari Arsenal dimainkan. Surat kabar Inggris, Daily Mail, menulis: “Kembali mimpi buruk bagi Alexander Isak”.

Kekalahan ini juga menarik perhatian media internasional. Kantor berita Norwegia NTB dan surat kabar Denmark BT melaporkan, “Swedia dalam masalah setelah kalah di Kosovo. Setelah dua pertandingan, lonceng alarm berdering”. Finlandia menyoroti suasana berkabung di Swedia.

Meski begitu, posisi pelatih Jon Dahl Tomasson tetap aman. Bos sepak bola Swedia Kim Källström menegaskan: “Kami percaya pada Jon sebagai pelatih tim nasional dan pada para pemain ini”. Swedia akan menghadapi Swiss pada pertandingan kualifikasi berikutnya, di Stadion Strawberry Arena pada Sabtu 10 Oktober 2025 mendatang. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *