Mataredaksi.com, BOGOR — Paris Saint-Germain berhasil menyelamatkan satu poin penting setelah bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk menahan imbang Racing Club de Strasbourg Alsace 3-3 pada matchday kedelapan Ligue 1 McDonald’s Prancis musim 2025/2026, Sabtu (18/10/2025) dini hari WIB.
Meski sempat tertinggal 1-3, gol penyeimbang dari Senny Mayulu di menit ke-79 memastikan Les Parisiens tetap berada di puncak klasemen sementara, setidaknya hingga Olympique de Marseille bertanding melawan Le Havre.
Doué Langsung Beri Dampak
Luis Enrique menghadapi krisis pemain akibat badai cedera. Beberapa pilar utama masih absen, namun kembalinya Désiré Doué menjadi kabar baik.
Doué langsung memberi pengaruh besar di sayap kiri. Ia membangun kombinasi cepat dengan Bradley Barcola sebelum menuntaskan umpan satu-dua yang berujung gol pada menit kelima.
Strasbourg segera membalas. Guéla Doué mengirim umpan silang akurat yang disambut Joaquín Panichelli dengan sundulan keras melewati Lucas Chevalier. Gol itu menjadi torehan keenam Panichelli musim ini.
Strasbourg Ambil Alih Permainan
Menjelang turun minum, tim tamu berbalik unggul. Valentín Barco mengirim umpan lambung ke kotak penalti, dan Diego Moreira menuntaskan dengan tembakan ke tiang jauh. PSG tertinggal 1-2 saat jeda.
Awal babak kedua berjalan sulit bagi tuan rumah. Strasbourg menambah keunggulan lewat kombinasi yang sama: umpan Moreira diselesaikan Panichelli dengan tenang. Suporter di Parc des Princes pun terdiam saat skor berubah menjadi 1-3.
PSG Bangkit di Babak Kedua
Kebangkitan PSG datang setelah Doué dijatuhkan di kotak penalti. Gonçalo Ramos dengan dingin mengeksekusi penalti untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3 di menit ke-59.
Luis Enrique lalu memasukkan tenaga segar untuk meningkatkan tekanan. Momentum berbalik ketika Strasbourg mulai kehilangan ritme.
Mayulu Jadi Penyelamat
Senny Mayulu, yang diturunkan di posisi bek kanan, tampil heroik. Pada menit ke-79, umpan Lee Kang-In disambar Mayulu. Tendangan pertamanya ditepis Mike Penders, tetapi bola muntah langsung ia sambar kembali dan bersarang ke gawang Strasbourg.
Gol itu memastikan PSG menghindari kekalahan dan mempertahankan posisi puncak klasemen Ligue 1 McDonald’s.
Peringkat Pemain Paris Saint-Germain
Lucas Chevalier – 4
Melakukan beberapa penyelamatan penting, tetapi gagal menghentikan tiga peluang utama Strasbourg.
Senny Mayulu – 6
Menjadi penyelamat tim lewat gol di menit ke-79 meski bermain di posisi baru.
Ilya Zabarnyi – 5
Tampil solid di babak kedua meski sempat kesulitan menghadapi kecepatan Panichelli.
Lucas Beraldo – 3
Tampil tidak stabil dan diganti setelah babak pertama.
Lucas Hernández – 3
Kerap kalah duel udara dan gagal menutup ruang untuk gol kedua Strasbourg.
Warren Zaïre-Emery – 6
Enerjik di lini tengah, tetapi kontribusi serangan masih terbatas.
Lee Kang-In – 4
Aktif mengirim umpan silang, namun kurang konsisten sepanjang laga.
Désiré Doué – 7
Menjadi motor serangan PSG. Ia menciptakan assist dan memancing penalti untuk Ramos.
Ibrahim Mbaye – 5
Disiplin bertahan, tapi minim kontribusi ofensif.
Gonçalo Ramos – 4
Menuntaskan penalti dengan baik, namun kurang tajam di permainan terbuka.
Bradley Barcola – 6
Mencetak gol cepat dan aktif menekan di awal laga, namun menurun setelah jeda.
Peringkat Pemain Strasbourg yang Menonjol
Guéla Doué – 6
Efektif di sisi kanan dan memberi assist untuk gol pembuka.
Valentín Barco – 7
Memberi umpan lambung akurat untuk gol kedua. Salah satu pemain paling berpengaruh malam ini.
Diego Moreira – 7
Satu gol dan satu assist, tampil efisien serta jadi ancaman konstan.
Julio Enciso – 5
Mendapat peluang bagus di babak pertama, namun penyelesaian akhirnya kurang tajam.
Joaquín Panichelli – 8
Mencetak dua gol penting dan menjadi momok utama bagi lini belakang PSG.
PSG Masih Rapuh, Strasbourg Makin Percaya Diri
Hasil imbang ini menunjukkan PSG belum stabil sepenuhnya. Absennya beberapa pemain kunci membuat sistem permainan Luis Enrique belum konsisten.
Sebaliknya, Strasbourg di bawah Liam Rosenior semakin percaya diri. Dengan performa impresif Panichelli dan Moreira, klub asal Alsace itu kini berpotensi bersaing di zona Eropa musim ini. (MR-01)






